BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 10:50 WIB

Banjir dan Longsor di Sumatera: 753 Meninggal dan 650 Hilang

Banjir dan Longsor di Sumatera: 753 Meninggal dan 650 HilangBanjir dan Longsor di Sumatera: 753 Meninggal dan 650 Hilang

Bencana alam berupa banjir dan longsor yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat telah merenggut 753 nyawa hingga Rabu (3/12). Selain itu, sekitar 650 orang masih dinyatakan hilang di ketiga provinsi tersebut.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 3,3 juta jiwa terdampak, dengan 2.600 orang mengalami luka-luka akibat bencana ini.

Statistik Terbaru Korban Bencana

Menurut informasi terbaru dari BNPB, Aceh tercatat memiliki 218 orang meninggal dan 227 orang hilang. Sementara itu, Sumatera Utara melaporkan 301 orang meninggal dan 163 hilang, dan Sumatra Barat dengan 234 orang meninggal serta 260 hilang.

Jumlah total korban yang selamat mencapai 2.600 orang yang mengalami luka-luka. Rincian ini menunjukkan tingginya dampak bencana yang terjadi di ketiga provinsi ini.

Upaya penyelamatan terus dilakukan untuk mencari orang-orang yang hilang dan memberikan perawatan kepada yang memerlukan.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Upaya Evakuasi oleh Basarnas

Badan SAR Nasional (Basarnas) telah mengevakuasi 35.857 warga dari berbagai daerah yang terkena dampak bencana. Proses evakuasi ini merupakan upaya untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terjebak dalam situasi ini.

Di Aceh, sebanyak 1.600 orang telah dievakuasi, sedangkan di Sumatera Utara mencapai 4.599 orang. Sumatra Barat menjadi yang terbesar dengan 29.658 orang berhasil dievakuasi dari total 11 kabupaten/kota yang terkena dampak.

Tim Basarnas terus beroperasi untuk memastikan keselamatan dan keamanan warga yang terdampak bencana.

Langkah Lain dari BNPB

Untuk memfasilitasi komunikasi bagi warga yang terpisah, BNPB membuka hotline untuk membantu keluarga yang kesulitan menghubungi anggota keluarganya yang terjebak akibat bencana. Ini penting untuk menjaga konektivitas dalam situasi darurat.

Kini, bukan hanya fokus pada pemadaman dan penyelamatan, tetapi juga memastikan komunikasi dalam situasi sulit tetap terjaga. Upaya ini menjadi bagian integral dari penanganan bencana yang lebih luas.

BNPB berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan di masa pemulihan ini.

Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Banjir dan Longsor di Sumatera: 753 Meninggal dan 650 Hilang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!