Permohonan Maaf BNPB Setelah Kunjungan Ke Lokasi Banjir Bandang di Sumatera Utara
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan permohonan maaf setelah meninjau dampak banjir bandang di Kecamatan Batang Toru, Sumatera Utara.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran
Ia terkejut dengan besar kerusakan yang terjadi, yang lebih parah dari yang ia dengar di media sosial.
Suharyanto mengunjungi beberapa titik terdampak seperti Desa Batu Godang dan Aek Ngadol, sebelum melanjutkan ke Desa Aek Garoga.
Wilayah ini menjadi salah satu yang terparah, dan selama meninjau, ia terlihat menggelengkan kepala beberapa kali, menunjukkan ketidakpercayaannya terhadap skala bencana.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier
Dalam penjelasannya, Suharyanto meminta maaf kepada Bupati Tapanuli Selatan, menjelaskan bahwa kehadiran BNPB adalah untuk membantu meringankan beban masyarakat.
Namun, pernyataannya yang menyebut bencana hanya mencekam di media sosial memicu reaksi negatif dari publik, dan banyak yang menilai hal itu sebagai kurangnya empati terhadap korban.
Untuk mempercepat distribusi bantuan, BNPB mendirikan posko penanggulangan bencana di Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara.
Pemerintah juga mengerahkan helikopter dan pesawat untuk menjangkau daerah-daerah sulit diakses, memastikan bahwa seluruh masyarakat mendapat perhatian setara dalam situasi bencana kali ini.
Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: