Kebobolan Akun Instagram: Meningkatnya Kekhawatiran di Kalangan Pengguna
Belakangan ini, banyak pengguna Instagram melaporkan bahwa akun mereka tiba-tiba kebobol tanpa alasan yang jelas. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna, terutama yang aktif menggunakan media sosial.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Kebobolan akun Instagram tidak hanya merugikan individu, tetapi juga dapat berdampak besar terhadap brand dan bisnis yang mengandalkan platform ini untuk berinteraksi dengan pelanggan.
Beberapa bulan terakhir, laporan tentang kebobolan akun Instagram meningkat tajam. Menurut data yang dihimpun, lebih dari 2 juta akun telah dilaporkan terkompromi dari bulan Januari hingga Maret 2023.
Kebanyakan akun yang terkena dampak adalah mereka yang memiliki banyak pengikut. Keberadaan akun yang populer menjadikan mereka target empuk bagi para peretas.
Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji
Salah satu metode yang paling umum digunakan adalah phishing. Para peretas akan mengirimkan link palsu yang menyerupai halaman login Instagram untuk mencuri informasi pengguna.
Metode lain yang kerap dipakai adalah menggunakan keylogger, sebuah alat yang bisa merekam apa yang diketik pengguna di keyboard. Ketika pengguna memasukkan kata sandi mereka, peretas bisa dengan mudah mendapatkan akses ke akun.
Untuk melindungi akun Instagram, pengguna disarankan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor. Hal ini menambah lapisan keamanan ekstra yang membuat sulit bagi peretas untuk masuk.
Pengguna juga perlu berhati-hati terhadap pesan atau link yang diterima dari orang tak dikenal. Menghindari penggunaan kata sandi yang mudah ditebak juga sangat penting untuk menjaga keselamatan akun.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: