Pakar telematika Roy Suryo menyatakan kesediaannya untuk menghentikan pembahasan mengenai ijazah mantan Presiden Joko Widodo jika diminta oleh Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji
Meski demikian, terkait ijazah putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, Roy menegaskan akan tetap berbicara mengenai hal tersebut.
Dalam program Rakyat Bersuara yang tayang di iNews pada Selasa, 25 November 2025, Roy Suryo menyampaikan, 'Jika Presiden Prabowo meminta, mungkin saja saya tidak membahas lagi isu tentang ijazah Jokowi.'
Ia menjelaskan bahwa sebagai seorang yang menghormati jabatan publik, perintah dari Presiden harus dipatuhi.
Namun, mengenai ijazah Gibran, Suryo menegaskan, 'Ijazahnya Jokowi mungkin saja tidak saya bahas lagi, tapi ijazahnya anaknya belum tentu.' Hal ini menunjukkan bahwa ia tetap berkomitmen untuk mengungkapkan pendapatnya terkait isu ini.
Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing
Roy Suryo mengangkat isu lebih jauh dengan mempertanyakan riwayat pendidikan Gibran. Ia beranggapan bahwa Gibran tidak memiliki ijazah SMA sederajat yang sah.
Pernyataan ini adalah bagian dari diskusi yang lebih luas mengenai integritas pendidikan pejabat publik dan pentingnya transparansi di bidang akademik.
Suryo mengingatkan bahwa masalah pendidikan menjadi sorotan penting di tengah tuntutan masyarakat akan akuntabilitas dari para pemimpin.
Mantan Hakim Agung Gayus Lumbuun juga ikut memberikan komentar mengenai isu ini. Ia mencermati bahwa meskipun ada potensi untuk menghentikan pembahasan ijazah Jokowi, hal itu tidak menandakan masalah akan sepenuhnya tuntas.
"Belum tentu selesai (isu ijazah Jokowi), tapi reda," ucap Gayus, mencerminkan situasi yang kompleks dan berkelanjutan.
Gayus mengingatkan bahwa keputusan Prabowo untuk memberikan abolisi kepada Roy Suryo dan tim harus diiringi dengan langkah-langkah nyata agar masalah ini tidak berulang.
Baca juga: 5 Kota di Indonesia yang Pas untuk Liburan Sendirian
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: