BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 22:13 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi: Ambisi Mendongkrak Pertumbuhan Menuju 8%

Target Pertumbuhan Ekonomi: Ambisi Mendongkrak Pertumbuhan Menuju 8%Target Pertumbuhan Ekonomi: Ambisi Mendongkrak Pertumbuhan Menuju 8%

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% untuk tahun depan, sebagai langkah awal menuju target ambisius 8% di tahun ketiga atau keempat pemerintahan Prabowo Subianto.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Dalam konteks tersebut, Purbaya menekankan bahwa tantangan adalah bagian esensial dari proses pencapaian target ini.

Target Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan

Dalam acara Ecoverse 2025 di Jakarta, Purbaya menyatakan, 'Dengan demikian saya harapkan tahun depan ekonomi bukan 5,4% seperti target APBN, saya ingin dorong ke 6%.' Pernyataan ini menyoroti keinginan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih agresif di tengah tantangan yang ada.

Risiko dari pernyataan tersebut adalah dapat dipecat jika target tidak tercapai, namun Purbaya tetap optimis. Ia menjelaskan, 'Tahun depannya kita coba dorong lebih cepat lagi,' menunjukkan determinasi yang tinggi dalam mencapai cita-cita ekonomi yang lebih baik.

Purbaya mengharapkan bahwa pertumbuhan akan terlihat signifikan di tahun ketiga atau keempat, dengan menambahkan, 'Mungkin tahun ketiga keempat udah keliatan tuh 8%.'

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji

Strategi Pencapaian Target

Purbaya mengamati perbedaan pendekatan di era pemerintahan sebelumnya, di mana Susilo Bambang Yudhoyono mengandalkan swasta sebagai motor pertumbuhan, sementara Joko Widodo fokus pada belanja pemerintah.

Mengevaluasi kedua pendekatan ini, Purbaya berkata, 'Zamannya SBY mesinnya mesin swasta, zamannya Pak Jokowi mesin pemerintah.' Ini menunjukkan rencananya untuk menggabungkan kedua strategi tersebut guna mencapai target yang diinginkan.

Dalam hal ini, mengurangi hambatan investasi dan meningkatkan iklim usaha menjadi prioritas utama. Ia berpendapat, 'Kalau saya gabung 6% lebih nggak terlalu sulit.'

Melindungi Pasar Domestik

Purbaya berkomitmen untuk melindungi pasar domestik dari barang impor ilegal sebagai langkah strategis menjaga pertumbuhan ekonomi. Mengingat 90% perekonomian Indonesia sangat bergantung pada permintaan domestik, kebijakan ini menjadi salah satu fokus utama.

Dengan melindungi pasar dalam negeri, diharapkan pertumbuhan akan lebih sustainable. Purbaya mencatat, 'Hanya 10% perekonomian yang bergantung pada ekspor,' sebagai pengingat bahwa pasar domestik adalah kunci.

Akhirnya, Purbaya berharap bahwa penguatan permintaan domestik akan berdampak positif terhadap keseluruhan perekonomian Indonesia.

Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Target Pertumbuhan Ekonomi: Ambisi Mendongkrak Pertumbuhan Menuju 8%

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!