Omara Esteghlal Raih Piala Citra Pertama di FFI 2025
Aktor Omara Esteghlal berhasil meraih Piala Citra pertamanya melalui film 'Pengepungan di Bukit Duri' di malam puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2025.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Acara yang diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki pada Kamis, 20 November 2025, menyaksikan Omara mengalahkan sejumlah aktor ternama dalam kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik.
Malam penghargaan FFI 2025 menampilkan deretan film berkualitas dan para pelaku industri film tanah air. 'Pengepungan di Bukit Duri', yang disutradarai oleh Joko Anwar, mencapai prestasi luar biasa dengan total 12 nominasi, menjadikannya film yang mendapat nominasi terbanyak dalam festival tersebut.
Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah bagi Omara, yang telah berusaha keras untuk mencapai prestasi dalam karirnya. Momen ini adalah wujud dari kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam produksi film.
Dalam pidato kemenangannya, Omara Esteghlal mengungkapkan rasa syukur kepada dewan juri dan semua pihak yang mendukungnya. Ia menyatakan, "Alhamdulillah. Terima kasih kepada dewan juri FFI. Aku amat bersyukur bahkan bisa masuk nominasi dengan semua nomine, Bang Boris, Kak Reza, dan Jerome."
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus
Omara juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada kekasihnya, Prilly Latuconsina, menciptakan suasana emosional. Ia berkata, "Dan untuk Bu Prilly yang cantik di sana. Terima kasih. I love you." Ungkapan ini menambah suasana haru bagi yang hadir.
Acara tersebut dihadiri oleh banyak bintang film dan tokoh penting dari industri hiburan Indonesia, yang saling berbagi kegembiraan atas pencapaian masing-masing.
Film 'Pengepungan di Bukit Duri' bukan hanya menjadi sorotan karena jumlah nominasi yang didapat, tetapi juga atas kualitas cerita dan penampilan yang dihadirkan oleh para pemainnya. Sutradara Joko Anwar berhasil menggarap film ini dengan menyentuh tema-tema yang relevan dengan masyarakat.
Keberhasilan film ini di FFI 2025 menunjukkan bahwa industri film Indonesia terus berkembang, dengan karya-karya yang semakin berkualitas. Pengakuan yang diterima menandakan peningkatan standar dalam produksi film nasional.
Pencapaian ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak sineas untuk berkarya dan menciptakan film-film berkualitas yang dapat bersaing di tingkat internasional.
Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: