Menatap Masa Depan Ekonomi Indonesia: Pidato Jokowi di Bloomberg Economy Forum
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pandangannya tentang masa depan ekonomi Indonesia dalam pidato di Bloomberg Economy Forum yang berlangsung di Singapura pada 21 November. Ia menekankan bahwa perubahan infrastruktur adalah kunci untuk mencapai 'intelligence economy'.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat
Dalam sambutannya, Jokowi meminta lembaga internasional untuk merevaluasi berbagai sistem dan instrumen yang ada, sekaligus menyoroti posisi strategis Asia Tenggara di kancah global.
Dalam pidatonya, Jokowi mengungkapkan, "When I look back at Indonesia's journey over the past decade, I see one clear lesson. Change is never easy, but change is necessary." Pernyataan ini mencerminkan pemahaman mendalam mengenai tantangan yang harus dihadapi Indonesia dalam proses transformasi ekonomi.
Ia menekankan bahwa untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, negara memerlukan infrastruktur yang kokoh. Menurutnya, kualitas barang dan jasa tidak akan tercapai tanpa dukungan infrastruktur yang tepat.
Jokowi juga menambahkan bahwa infrastruktur adalah fondasi utama untuk menciptakan ekonomi yang lebih cerdas dan berdaya saing.
Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS
Jokowi menggarisbawahi transformasi Asia Tenggara menjadi kekuatan global, menyatakan, "Southeast Asia is no longer just a market. It is becoming a global force." Pernyataan ini menunjukkan potensi besar kawasan ini di panggung internasional.
Ia mengakui bahwa unicorn baru dalam dunia bisnis bisa muncul dari berbagai kota di Asia Tenggara, seperti Jakarta, Singapura, dan Bangkok, bukan hanya dari Silicon Valley atau Shenzhen. Ini menunjukkan semangat optimisme terhadap inovasi yang bisa berkembang di kawasan tersebut.
Visi ini bukan hanya sekadar harapan, tetapi juga mencerminkan keyakinan Jokowi bahwa inovasi dan kewirausahaan dapat berkembang pesat di wilayah ini.
Dalam pidatonya, Jokowi mempromosikan berbagai inisiatif infrastruktur yang telah dibangun di bawah kepemimpinannya. "That is why we focused on the basics, building roads, seaport, airport, power plant, and digital networks," tegasnya.
Ia menggarisbawahi bahwa infrastruktur digital merupakan kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pembangunan pusat data dan peluncuran satelit baru adalah langkah nyata untuk meningkatkan konektivitas nasional.
Selain itu, Jokowi menekankan pentingnya regulasi yang mendukung pertumbuhan bisnis lokal dan startup, untuk menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi kemajuan ekonomi.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Rekor Baru Liverpool dan Pergerakan Tim Lain
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: