BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 14:49 WIB

Nasib Tragis Pesepakbola Muda Rizki Nur Fadhilah: Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang

Nasib Tragis Pesepakbola Muda Rizki Nur Fadhilah: Korban Tindak Pidana Perdagangan OrangNasib Tragis Pesepakbola Muda Rizki Nur Fadhilah: Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang

Rizki Nur Fadhilah, pesepakbola muda, menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) saat diberi harapan mengikuti seleksi klub PSMS Medan.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Ayahnya, Dedi Solehudin, mengungkapkan bahwa Rizki mengalami penyiksaan yang brutal akibat tidak memenuhi target yang ditetapkan.

Proses Penipuan dan Pengiriman ke Luar Negeri

Rizki Nur Fadhilah, pesepakbola muda dari Kabupaten Bandung, terjebak dalam penipuan yang mengatasnamakan seleksi klub sepak bola PSMS Medan. Dedi Solehudin, ayahnya, menjelaskan bahwa Rizki dijemput dari Jakarta dan dibawa ke Kamboja.

Selama di Kamboja, Rizki dengan diam-diam menghubungi orang tuanya dan mengungkapkan bahwa ia mendapatkan perlakuan kasar. Ia memberi tahu, ‘Pak, Aa dijebak,’ mendalami situasi berbahaya yang dihadapinya.

Melalui komunikasi tersebut, Dedi mendapatkan informasi tentang bagaimana anaknya diperlakukan di luar negeri. Keberanian Rizki untuk menghubungi keluarganya menggambarkan betapa mendesaknya situasi yang dia alami.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus

Siksaan Terkait Target yang Ditentukan

Dedi menjelaskan bahwa Rizki sering mengalami penyiksaan karena tidak mampu memenuhi target pencarian orang. ‘Anak saya disiksa setiap hari. Soalnya dia enggak dapat target korban,’ ungkap Dedi.

Menurut Dedi, Rizki harus mencari 20 nomor kontak orang kaya dari etnis Tionghoa. Jika tidak bisa memenuhi target tersebut, siksaan menjadi kenyataan sehari-hari yang harus dia jalani.

Kondisi ini menyoroti betapa buruknya situasi yang dialami oleh Rizki, serta tantangan yang luar biasa dalam menghadapi situasi penuh tekanan tersebut.

Langkah Pihak Berwenang dan APPI

Menanggapi kasus Rizki, Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) segera mengeluarkan pernyataan resmi dan berusaha untuk memulangkan Rizki dari Kamboja ke Indonesia. Tindakan ini menunjukkan perhatian besar terhadap kesejahteraan anggotanya.

Dedi juga mengungkapkan riwayat pendidikan Rizki di sekolah sepakbola dan pengalamannya saat bergabung dengan skuad Diklat Persib Bandung. ‘Iya dia memang suka main bola. Dulu di SSB Hesebah dan Diklat Persib,’ tambah Dedi, menggambarkan komitmen Rizki terhadap olahraga.

Langkah-langkah yang diambil oleh APPI menunjukkan bahwa organisasi sepak bola peduli terhadap keselamatan dan masa depan para pesepakbola muda.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Nasib Tragis Pesepakbola Muda Rizki Nur Fadhilah: Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!