BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 13:40 WIB

Panduan Penuh Kebutuhan Protein Sehari-hari

Panduan Penuh Kebutuhan Protein Sehari-hariPanduan Penuh Kebutuhan Protein Sehari-hari

Di tengah tren gaya hidup sehat, kebutuhan protein seringkali menjadi bahan perbincangan. Namun, berapa banyak protein yang sebaiknya kita konsumsi setiap hari?

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH

Ada banyak klaim mengenai asupan protein yang ideal, tetapi para ahli mengatakan bahwa jumlah yang tepat harus berdasarkan usia dan aktivitas kita.

Kebutuhan Protein Berdasarkan Usia dan Aktivitas

Kebutuhan protein ditentukan oleh beberapa faktor, termasuk usia dan tingkat aktivitas fisik. Anak-anak, remaja, serta orang dewasa yang aktif lebih memerlukan asupan protein dibandingkan dengan orang dewasa yang kurang bergerak.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, asupan protein harian untuk pria dewasa disarankan sekitar 56 gram, sedangkan untuk wanita sekitar 46 gram. Namun, angka ini bisa meningkat untuk individu yang lebih aktif.

Sebagai contoh, atlet atau orang yang terlibat dalam latihan angkat beban memerlukan protein hingga 1,6-2,2 gram per kilogram berat badan. Ini menunjukkan pentingnya menyesuaikan asupan protein dengan kebutuhan spesifik masing-masing individu.

Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Sumber Protein yang Baik

Protein dapat diperoleh dari berbagai sumber, baik hewani maupun nabati. Sumber hewani, seperti daging, ikan, dan telur, umumnya mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Di sisi lain, sumber nabati seperti kacang-kacangan dan biji-bijian mungkin kurang dalam beberapa asam amino esensial, tetapi dapat dipadukan untuk mencukupi kebutuhan tersebut. Misalnya, mencampurkan berbagai jenis kacang dapat membantu memenuhi kebutuhan protein secara lengkap.

Memilih sumber protein yang tidak hanya kaya, tetapi juga sehat sangatlah penting. Ikan, yang kaya akan omega-3, sangat baik untuk kesehatan jantung, sementara kacang-kacangan menyediakan sumbangan serat yang bermanfaat.

Dampak Kekurangan dan Kelebihan Protein

Kekurangan asupan protein dapat memicu beragam masalah kesehatan, termasuk penurunan massa otot, lemahnya sistem imun, dan gangguan pertumbuhan pada anak-anak. Kelelahan bisa jadi tanda awal dari kurangnya asupan protein.

Sebaliknya, kelebihan protein juga membawa risiko kesehatan. Meski tubuh akan mengekskresikan sisa protein yang tidak diperlukan, asupan berlebih dapat berpotensi menyakiti ginjal dan hati.

Mengatur asupan protein dengan cermat sangat penting. Hal ini memastikan keseimbangan nutrisi yang optimal dalam tubuh, mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Panduan Penuh Kebutuhan Protein Sehari-hari

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!