Ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading: Delapan Terluka dan Penyelidikan Berlanjut
Sebuah ledakan menggegerkan SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11) siang, berasal dari masjid di kawasan sekolah tersebut.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan
Insiden itu menyebabkan delapan orang terluka, termasuk siswa, sementara tim keamanan melakukan penyisiran di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan ancaman lebih lanjut.
Ledakan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB, bersamaan dengan pelaksanaan salat Jumat di masjid yang terletak di area sekolah, jauh dari permukiman warga.
Setelah ledakan, aparat gabungan dari TNI, polisi, Brimob, dan Tim Penjinak Bom segera melakukan sterilisasi di lokasi kejadian.
Sekolah pun dikosongkan untuk menghindari risiko lebih lanjut terhadap siswa dan staf yang hadir saat kejadian.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran
Laporan terakhir dari jurnalis Transmedia, Gunawan Sugro, menyebutkan bahwa terdapat setidaknya delapan orang yang menjadi korban ledakan, beberapa di antaranya adalah pelajar.
Korban yang terluka segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.
Penanganan yang cepat dan tepat menjadi fokus utama dalam merespons insiden ini, guna meminimalisir dampak serius bagi para korban.
Aparat keamanan terus melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada potensi ancaman yang menyusul setelah ledakan tersebut.
Gunawan melaporkan bahwa ledakan diduga berasal dari sound system yang digunakan pada saat pelaksanaan salat Jumat.
Investigasi menyeluruh akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan dan memastikan keamanan di lingkungan sekitar sekolah.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: