Pemakaman Sri Susuhunan Pakubuwono XIII: Prosesi dengan Pengawalan Ketat
Prosesi pemakaman Sri Susuhunan Pakubuwono XIII akan berlangsung pada Rabu, 5 November 2025, di Yogyakarta. Jenazah raja Keraton Kasunanan Surakarta akan diantar dari Kraton Magangan menuju Kompleks Makam Raja-Raja Imogiri.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz
Iring-iringan jenazah ini akan mendapatkan pengawalan ketat dan pengaturan lalu lintas khusus di beberapa ruas jalan utama Kota Solo untuk memastikan kelancaran prosesi.
Kanjeng Sinuhun Paku Buwono XIII meninggal dunia pada Minggu, 2 November 2025, dalam usia 77 tahun setelah menjalani perawatan di RS Indriati Solo Baru. Menurut unggahan dari akun Instagram Dishub Surakarta, prosesi akan dimulai dari Kraton Magangan.
Wafatnya almarhum mengundang perhatian masyarakat luas, dengan berbagai persiapan telah dilakukan untuk memberikan penghormatan terakhir. Semua rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan terorganisir.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Rute perjalanan kereta jenazah akan meliputi jalan utama seperti Jl. Veteran, Jl. Yos Sudarso, Jl. Slamet Riyadi, hingga Loji Gandrung. Setibanya di Loji Gandrung, jenazah akan dipindahkan ke mobil ambulans untuk melanjutkan perjalanan ke Imogiri.
Selama prosesi berlangsung, beberapa ruas jalan di sekitar keraton akan ditutup untuk menjaga keamanan dan kekhidmatan acara. Penutupan juga akan bersifat situasional, bergantung pada pergerakan iring-iringan jenazah.
Masyarakat yang ingin menyaksikan prosesi dapat memanfaatkan area parkir yang tersedia di sekitar Alun-Alun Utara dan Pasar Klewer. Namun, kendaraan yang menuju area keraton hanya diperbolehkan untuk drop off di sekitar Kamandungan.
Keraton dan Dinas Perhubungan Surakarta mengimbau agar masyarakat menjaga ketertiban serta menghormati prosesi pemakaman almarhum Pakubuwono XIII. Diharapkan juga agar masyarakat menghindari jalur prosesi untuk kelancaran arus lalu lintas.
Baca juga: Manchester United Rekrut Kiper Senne Lammens di Detik Terakhir Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: