FAM Terus Berjuang Setelah Banding Ditolak FIFA Terkait Naturalisasi Pemain
Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) merasakan kekecewaan yang mendalam setelah keputusan FIFA menolak banding terkait sanksi kasus naturalisasi pemain. Tujuh pemain naturalisasi yang terlibat tetap menghadapi larangan beraktivitas selama 12 bulan.
Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji
FAM menyatakan terkejut dengan keputusan FIFA yang dianggap tak adil, dan berkomitmen untuk memperjuangkan hak para pemainnya dalam situasi yang sangat sulit ini.
FIFA memberikan sanksi kepada Malaysia setelah menemukan bahwa data yang disampaikan mengenai tujuh pemain naturalisasi tidak valid. Pemain-pemain yang terlibat, termasuk Gabriel Felipe Arrocha dan Facundo Tomas Garces, tidak dapat membuktikan asal-usulnya dari Malaysia.
Klaim yang diajukan oleh FAM mengungkapkan bahwa para pemain memiliki leluhur dari Malaysia, tetapi FIFA menyatakan bahawa nenek moyang mereka berasal dari negara-negara seperti Argentina, Brasil, Belanda, dan Spanyol.
Keputusan ini mengecewakan FAM yang merasa berupaya memenuhi semua administrasi yang dibutuhkan untuk mendukung pemain-pemain tersebut.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Menanggapi keputusan FIFA, FAM mengungkapkan kekecewaannya dan menyatakan bahwa mereka telah bekerja keras untuk membela hak-hak para pemain. Pernyataan resmi dari FAM menekankan, 'Kami akan terus memperjuangkan hak-hak para pemain dan kepentingan sepakbola Malaysia di tingkat internasional.'
Pengacara dan manajemen FAM terlihat sangat terkejut, menunjukkan betapa pentingnya insiden ini bagi mereka dan ketidakpuasan atas hasil yang dicapai.
FAM bertekad untuk tidak menyerah dalam menghadapi tantangan ini, menunjukkan komitmen kuat mereka terhadap perkembangan sepakbola di Malaysia.
Setelah keberatan mereka ditolak di tingkat FIFA, FAM kini berencana untuk membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Mereka telah diberikan waktu 10 hari untuk meminta penjelasan lebih lanjut tentang keputusan FIFA tersebut.
Setelah itu, FAM berencana untuk mengajukan banding ke CAS dalam tenggat waktu 21 hari, dengan harapan mendapatkan keputusan yang lebih baik yang dapat membalikkan sanksi yang diberikan oleh FIFA.
Ini merupakan langkah penting bagi FAM dalam upaya mereka mempertahankan hak para pemain dan melindungi reputasi sepakbola Malaysia di pentas internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: