Insiden Anjloknya KA Purwojaya Ganggu Layanan Kereta di Bekasi
Insiden anjloknya KA Purwojaya di Stasiun Kedunggedeh, Bekasi, pada Sabtu, 25 Oktober 2025, menyebabkan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung telah mengonfirmasi langkah ini untuk memulihkan normalitas jadwal keberangkatan.
Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji
Dampak anjloknya kereta telah mengakibatkan keterlambatan signifikan pada beberapa jadwal kereta, khususnya yang menuju Jakarta. Akibatnya, banyak penumpang yang harus menghadapi ketidaknyamanan dalam perjalanan mereka.
KA Purwojaya anjlok di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, menyebabkan gangguan lalu lintas kereta dari dan menuju Jakarta. Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan, "Dampak dari gangguan ini menyebabkan sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan yang cukup signifikan."
Insiden ini terjadi di kawasan strategis, yang merupakan salah satu jalur utama kereta api di Pulau Jawa, sehingga gangguan ini mempengaruhi banyak penumpang yang mengandalkan perjalanan kereta untuk beraktivitas.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset
Beberapa jadwal kereta yang dibatalkan mencakup KA Parahyangan (131) dan KA Parahyangan (133), yang seharusnya berangkat dari Bandung. Berdasarkan data per Minggu pukul 07.00 WIB, KA Parahyangan (142F) mengalami keterlambatan hingga 58 menit dan KA Cikuray mencapai keterlambatan 313 menit.
Pembatalan ini juga memberikan dampak kepada penumpang yang telah menunggu untuk keberangkatan kereta mereka, serta menciptakan kepadatan di stasiun.
PT KAI Daop 2 Bandung sedang berkoordinasi dengan tim teknis untuk memastikan bahwa pemulihan jalur dapat berjalan dengan aman. Kuswardojo menambahkan, "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para pelanggan akibat kondisi ini."
Sebagai langkah untuk mengatasi masalah ini, para penumpang yang terkena dampak pembatalan akan mendapatkan pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini diharapkan dapat membantu mengurangi dampak dari insiden yang tidak diinginkan ini.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo di Jakarta Karena Kondisi Tak Kondusif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: