BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 25 OKTOBER 2025 • 11:48 WIB

Waspada Gempa Megathrust dan Tsunami di Indonesia

Waspada Gempa Megathrust dan Tsunami di IndonesiaWaspada Gempa Megathrust dan Tsunami di Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat akan potensi gempa besar akibat Megathrust yang dapat terjadi kapan saja di Indonesia. Peringatan ini disampaikan mengingat posisi Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik, menjadikannya sangat rentan terhadap bencana gempa dan tsunami.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Risiko, dan Tips Keamanan

BMKG mencatat terdapat 13 segmen Megathrust mengelilingi wilayah Indonesia, dengan dua zona berisiko tinggi di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut. Seismic gap yang signifikan telah diamati di kedua zona ini selama berabad-abad, meningkatkan kemungkinan terjadinya gempa besar.

Zona Risiko Gempa Megathrust

BMKG mengidentifikasi 13 segmen Megathrust yang mengelilingi Indonesia, di mana Selat Sunda dan Mentawai-Siberut menjadi dua area yang sangat rentan. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa zona-zona ini telah mengalami kendala seismik yang signifikan selama waktu yang lama.

Ia menyoroti bahwa gempa berpusat di zona Megathrust Mentawai-Siberut dapat terjadi kapan saja, dengan contoh kejadian terbaru gempa di Nias Barat yang mencatat magnitudo 5,2. Peringatan ini menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan bahaya potensial dari megathrust ini.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier

Peringatan BRIN terhadap Potensi Tsunami

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melanjutkan peringatan terkait potensi dampak Megathrust pada wilayah selatan Jawa Barat hingga Selat Sunda. Peneliti dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi, Nuraini Rahma Hanifa, mencatat bahwa energi terperangkap di zona subduksi terus meningkat.

Jika energi tersebut dilepaskan, diperkirakan dapat menimbulkan gempa besar dengan magnitudo mencapai 8,7. Sebuah skenario menghitung bahwa jika Megathrust di Pangandaran pecah, tsunami setinggi 20 meter diperkirakan akan menyebar ke wilayah Banten dan Lampung.

Dampak Tsunami di Berbagai Wilayah

Prediksi menunjukkan bahwa risiko tsunami di pesisir Banten dapat mencapai ketinggian antara 4 hingga 8 meter. Di Lampung, dampak akan merata ke seluruh wilayah yang berbatasan dengan Selat Sunda.

Selain itu, kawasan Jakarta diperkirakan akan mengalami tsunami dengan ketinggian sekitar 1 hingga 1,8 meter yang akan datang 2,5 jam setelah terjadinya gempa. Rahma juga mencatat, 'Kalau di selatan Jawa, tsunami sampai dalam waktu 40 menit,' menegaskan perlunya kesiapsiagaan yang mendesak dari masyarakat.

Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Waspada Gempa Megathrust dan Tsunami di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!