BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 16:19 WIB

Momen Penting dalam Hubungan Indonesia-Afrika Selatan: Merayakan Sejarah dan Masa Depan

Momen Penting dalam Hubungan Indonesia-Afrika Selatan: Merayakan Sejarah dan Masa DepanMomen Penting dalam Hubungan Indonesia-Afrika Selatan: Merayakan Sejarah dan Masa Depan

Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, diterima oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat

Perbincangan dalam pertemuan tersebut menarik garis besar hubungan yang telah terjalin antara kedua negara selama 350 tahun.

Sejarah Awal Hubungan Indonesia dan Afrika Selatan

Presiden Ramaphosa menyatakan, "Hubungan Afsel dan Indonesia punya akar dalam sejarah kita, sebuah sejarah yang merentang sekitar 350 tahun, saat orang Indonesia pertama dibawa kolonial Belanda ke Afsel saat itu."

Pernyataan tersebut mencerminkan bagaimana sejarah ini menjadi fondasi bagi hubungan kedua negara yang berlanjut hingga saat ini.

Interaksi awal ini, yang ditandai oleh konteks kolonial, telah mempengaruhi dinamika sosial dan budaya antara Indonesia dan Afrika Selatan.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Konferensi Asia-Afrika: Landasan Kerja Sama

Ramaphosa juga menyoroti partisipasi Afrika Selatan dalam Konferensi Asia-Afrika yang berlangsung di Bandung pada tahun 1955, dengan pernyataan, "Ini adalah bukti terjalinnya hubungan kedua negara yang erat."

Konferensi ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang dialog internasional, tetapi juga sebagai pondasi bagi kerja sama di berbagai isu global.

Peringatan 50 tahun Konferensi Asia-Afrika pada tahun 2015 merupakan momen bersejarah yang menunjukkan solidaritas antar bangsa, dengan dihadiri para pemimpin negara non-blok.

Masa Depan Hubungan Bilateral Indonesia dan Afrika Selatan

Ramaphosa mengekspresikan kebahagiaannya atas keanggotaan Indonesia dalam BRICS, yang dianggap memperluas kerja sama bilateral antara kedua negara.

Ia menyatakan, "Kita sudah setuju untuk meningkatkan nilai perdagangan antar dua negara, sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi yang inklusif."

Pernyataan ini mencerminkan harapan untuk peningkatan hubungan ekonomi yang saling menguntungkan dan strategis di masa mendatang, sejalan dengan visi bersama.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Momen Penting dalam Hubungan Indonesia-Afrika Selatan: Merayakan Sejarah dan Masa Depan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!