BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 15 OKTOBER 2025 • 19:20 WIB

Kembalinya Ahmad Sahroni: Dari Kontroversi Hingga Gelar Doktor

Kembalinya Ahmad Sahroni: Dari Kontroversi Hingga Gelar DoktorKembalinya Ahmad Sahroni: Dari Kontroversi Hingga Gelar Doktor

Ahmad Sahroni, Bendahara Umum Partai NasDem, tampil di hadapan publik setelah melewati masa-masa sulit. Ia hadir di acara Wisuda Universitas Borobudur pada 14 Oktober 2025, meraih gelar Doktor dalam bidang Ilmu Hukum.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana

Proses wisuda ini merupakan langkah baru bagi Sahroni, yang sebelumnya menghadapi kritik dan kericuhan publik. Disertasi yang ia usung menyoroti strategi pemberantasan korupsi di Indonesia.

Proses Wisuda di Universitas Borobudur

Acara wisuda Universitas Borobudur pada 14 Oktober 2025 adalah momen bersejarah bagi Ahmad Sahroni. Gelar S-3 yang diterimanya berfokus pada pemberantasan korupsi, yang menjadi tajuk disertasi penting di tengah isu hukum yang marak di Indonesia.

Pembawa acara memperkenalkan Sahroni dengan sebutan resmi, "Dr. H. Ahmad Sahroni, S.E., M.I.Kom. Judul disertasi: pemberantasan korupsi melalui prinsip ultimum remidium: suatu strategi pengembalian kerugian keuangan negara."

Dengan semangat yang tinggi, Sahroni menyapa para pimpinan universitas dan dengan resmi mengambil ijazahnya. Momen ini menandai niatnya untuk terus berkontribusi di bidang hukum dan menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan keadilan.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari

Kembali ke Publik Setelah Kontroversi

Kemunculan Ahmad Sahroni di acara wisuda ini bukanlah yang pertama setelah kericuhan di akhir Agustus. Sebelumnya, ia juga menghadiri Musyawarah Nasional Ikatan Motor Indonesia, di mana ia memberikan sambutan melalui rekaman video.

Kontroversi yang melibatkan Sahroni dimulai ketika ia menjadi sasaran kemarahan massa setelah menyatakan bahwa desakan untuk membubarkan DPR adalah ekspresi 'mental orang tolol'. Ucapan ini memicu berbagai tanggapan negatif di masyarakat, menyebabkan kritik berlimpah di media sosial.

Reaksi publik yang beragam terhadap pernyataannya menunjukkan besarnya ketidakpuasan masyarakat terhadap para pemimpin politik saat ini. Hal ini menjadikan Sahroni sebagai sorotan utama, dengan banyak pihak mendiskusikan dampak dari ucapannya.

Dampak dari Insiden dan Perkembangan Terbaru

Selain menghadapi kecaman publik, Sahroni juga menjadi korban insiden penjarahan yang terjadi di kediamannya di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Insiden ini menambah ketegangan yang melingkupi sosoknya di mata publik.

Akibat dari polemik yang berkepanjangan, Sahroni sempat dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Anggota DPR RI oleh Partai NasDem. Keputusan ini mencerminkan besarnya dampak dari insiden yang melibatkan dirinya.

Namun, dengan sukses meraih gelar doktor, Ahmad Sahroni menunjukkan komitmen untuk bangkit dari situasi sulit. Momen wisuda ini menjadi simbol kebangkitan dan transformasi di tengah tantangan yang terus membayangi.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kembalinya Ahmad Sahroni: Dari Kontroversi Hingga Gelar Doktor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!