BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 14 OKTOBER 2025 • 15:43 WIB

Peningkatan Prevalensi Diabetes Melitus di Kalangan Pekerja Perkotaan Indonesia

Peningkatan Prevalensi Diabetes Melitus di Kalangan Pekerja Perkotaan IndonesiaPeningkatan Prevalensi Diabetes Melitus di Kalangan Pekerja Perkotaan Indonesia

Diabetes melitus kini menjadi salah satu penyakit tidak menular yang menyumbang angka kematian tinggi di Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat

Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa pekerja di wilayah perkotaan berisiko tinggi mengalami diabetes, khususnya pada individu berusia di atas 45 tahun.

Faktor Risiko Diabetes pada Pekerja Perkotaan

Menurut data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, sekitar 9,3 persen pekerja di perkotaan mengalami diabetes, dengan hampir sepertiga di antaranya menderita hipertensi dan obesitas sentral.

Mayoritas responden adalah laki-laki (69,5 persen) dengan tingkat pendidikan rendah (68,4 persen) dan bekerja di sektor nonformal (60,4 persen).

Rentang usia pekerja mendominasi antara 35–54 tahun, dengan proporsi perokok dan bukan perokok hampir setara di angka 40 persen masing-masing.

Menariknya, meskipun 77,5 persen pekerja melaksanakan aktivitas fisik yang cukup, 95,1 persen tidak memenuhi kebutuhan konsumsi buah dan sayur yang disarankan.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH

Analisis Risiko Berbasis Usia dan Kebiasaan

Studi menunjukkan hubungan erat antara usia dan risiko diabetes, di mana pekerja berusia 55–64 tahun memiliki risiko sembilan kali lebih tinggi dibandingkan kelompok yang lebih muda.

Di sisi lain, perokok harian memiliki risiko 36,7 persen lebih rendah dibandingkan bukan perokok, meskipun kebiasaan merokok menyimpan risiko tinggi untuk penyakit lainnya.

Individu dengan hipertensi atau obesitas sentral menunjukkan risiko 1,7 kali lebih besar untuk mengalami diabetes, mengindikasikan perlunya perhatian lebih terhadap kesehatan pekerja.

Upaya Pencegahan dan Pelibatan Perusahaan

Pekerja perkotaan menghadapi tantangan kesehatan terkait pola hidup dan lingkungan kerja yang kurang mendukung.

Perusahaan diharapkan berperan aktif dalam pengendalian diabetes melalui langkah-langkah seperti pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan lingkar perut secara berkala bersama Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM).

Skrining rutin bagi pekerja berusia di atas 35 tahun penting untuk deteksi dini diabetes, serta program edukasi mengenai pola makan sehat dan bahaya merokok.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Peningkatan Prevalensi Diabetes Melitus di Kalangan Pekerja Perkotaan Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!