BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 02 OKTOBER 2025 • 17:21 WIB

Memahami Tekanan Darah Rendah: Penyebab dan Penanganan

Memahami Tekanan Darah Rendah: Penyebab dan PenangananMemahami Tekanan Darah Rendah: Penyebab dan Penanganan

Tekanan darah rendah, atau hipotensi, bisa jadi bukan topik hangat, tetapi sangat penting untuk dipahami. Kondisi ini kerap kali menandakan adanya masalah yang lebih serius dalam tubuh kita.

Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Gejala seperti pusing dan kelelahan bisa sangat mengganggu, sehingga mengetahui ciri-ciri hipotensi adalah langkah awal yang krusial.

Apa itu Tekanan Darah Rendah?

Tekanan darah rendah terjadi ketika angka tekanan darah berada di bawah 90/60 mmHg. Meskipun beberapa orang mungkin merasa baik-baik saja, hipotensi dapat memicu gejala yang tidak nyaman.

Penyebab hipotensi bervariasi, mulai dari dehidrasi hingga efek samping obat-obatan tertentu. Memahami faktor-faktor ini bisa membantu seseorang mengenali dan segera menangani kondisi tersebut.

Ciri-Ciri dan Gejala Hipotensi

Gejala umum tekanan darah rendah meliputi pusing atau kepala terasa ringan, terutama saat berdiri tiba-tiba. Hal ini terjadi karena aliran darah ke otak berkurang saat melakukan pergerakan mendadak.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Fatigue atau kelelahan sering kali menyertai hipotensi, bahkan kadang-kadang disertai mual. Jika gejala ini muncul, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Tanda lain seperti keringat berlebih dan kulit yang dingin juga patut diperhatikan. Mengabaikan gejala ini bisa jadi berisiko, karena bisa menandakan stres pada tubuh.

Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah

Salah satu cara efektif untuk mengatasi hipotensi adalah dengan meningkatkan asupan cairan. Memastikan hidrasi yang cukup dan menambahkan garam sedikit demi sedikit dapat membantu meningkatkan tekanan darah.

Mengonsumsi makanan kaya vitamin dan mineral, seperti sayuran hijau dan buah-buahan, juga berkontribusi pada stabilitas tekanan darah. Sebaiknya hindari pergerakan yang terlalu cepat untuk mengurangi risiko gejala.

Apabila gejala tekanan darah rendah tetap berlangsung, berkonsultasilah dengan tenaga medis untuk mengevaluasi kemungkinan adanya kondisi kesehatan yang lebih serius.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Memahami Tekanan Darah Rendah: Penyebab dan Penanganan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!