BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 27 SEPTEMBER 2025 • 09:23 WIB

Mengenal Hipoglikemia: Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

Mengenal Hipoglikemia: Gejala, Penyebab, dan PenanganannyaMengenal Hipoglikemia: Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah seseorang turun di bawah normal, dengan bahaya yang dapat mengancam kesehatan. Dengan mengenali gejala dan dampak dari gula darah yang rendah, kita bisa mencegah komplikasi serius.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran

Tanpa penanganan yang tepat, hipoglikemia bisa berujung pada situasi yang berbahaya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk lebih waspada terhadap kondisi ini.

Apa itu Hipoglikemia?

Hipoglikemia terjadi ketika kadar glukosa dalam darah menurun hingga di bawah level yang seharusnya. Kadar gula darah dianggap rendah jika berada di bawah angka 70 mg/dL.

Proses metabolisme tubuh sangat bergantung pada gula darah sebagai sumber energi. Oleh karena itu, kadar gula yang rendah dapat mengganggu fungsi tubuh secara keseluruhan.

Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, tetapi lebih umum terjadi pada penderita diabetes yang menggunakan insulin atau obat-obatan penurun gula darah.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi

Gejala Hipoglikemia

Gejala hipoglikemia bervariasi, mulai dari yang ringan hingga yang parah. Beberapa gejala awal yang bisa muncul termasuk rasa lapar, keringat dingin, dan gemetar.

Jika tidak ditangani, gejala dapat berkembang menjadi kebingungan, gangguan penglihatan, atau bahkan tiba-tiba pingsan. Dalam beberapa kasus, keadaan ini bisa berujung pada kejang.

Penting untuk mengenali gejala ini agar tindakan cepat dapat diambil sebelum situasi memburuk.

Penyebab dan Penanganan Hipoglikemia

Beberapa penyebab hipoglikemia termasuk melewatkan makan, olahraga berlebihan, atau dosis insulin yang tidak tepat. Situasi ini perlu diperhatikan, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi diabetes.

Penanganan awal hipoglikemia biasanya dengan mengkonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula, seperti permen, jus, atau glukosa. Mengembalikan kadar gula darah ke level normal sangatlah penting.

Tindakan pencegahan seperti makan teratur, memonitor kadar gula darah, dan tidak merubah dosis obat tanpa konsultasi dokter juga sangat disarankan.

Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengenal Hipoglikemia: Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!