Evakuasi Massal di Guangdong Menghadapi Topan Super Ragasa
Lebih dari satu juta orang di Guangdong, China, telah dievakuasi akibat ancaman Topan Super Ragasa yang semakin mendekat.
Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana
Pemerintah setempat telah mengumumkan status darurat level tertinggi untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan.
Topan Super Ragasa diperkirakan akan melanda wilayah-wilayah seperti Pulau Hainan, Guangdong, Yunan, Guangxi Zhuang, Hong Kong, dan Makau.
Badan meteorologi setempat bahkan memperkirakan topan ini akan membawa angin kencang, hujan lebat, serta banjir yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa dan mengakibatkan kerugian material yang signifikan.
Sebelumnya, pada 22 September 2025, media China Central Television (CCTV) melaporkan bahwa lebih dari satu juta orang telah dievakuasi dari kawasan yang diprediksi akan terkena dampak langsung topan.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH
Setelah mengumumkan status darurat, kegiatan publik di Guangdong dihentikan, termasuk penutupan sekolah dan tempat usaha.
Layanan transportasi umum juga dihentikan untuk memberi ruang bagi evakuasi dan persiapan menghadapi bencana.
Warga yang tinggal di daerah rawan di Shenzhen, jumlahnya mencapai 400.000 orang, telah berhasil dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
Mengantisipasi ancaman yang ditimbulkan oleh Topan Ragasa, Kedutaan Besar Rusia di China telah mengeluarkan imbauan kepada warganya.
Mereka merekomendasikan agar warga Rusia menunda perjalanan ke kawasan-kawasan yang berisiko tinggi dan menghindari wilayah-wilayah yang terancam bencana.
Imbauan tersebut menunjukkan perhatian dan tanggung jawab bagi keselamatan para warganya, seiring dengan meningkatnya intensitas ancaman yang dibawa oleh topan ini.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo di Jakarta Karena Kondisi Tak Kondusif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: