BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 JUNI 2025 • 13:58 WIB

Menggugat Mitos Mandi Malam Penyebab Rematik

Menggugat Mitos Mandi Malam Penyebab RematikGenerated by Journalist AI

santaitalks.com – Kepercayaan bahwa mandi malam dapat menyebabkan rematik telah lama dikenal di Indonesia. Artikel ini mengupas mitos tersebut lewat pandangan pakar kesehatan dan data ilmiah.

Asal Usul Anggapan Mandi Malam dan Rematik

Mandi malam dikaitkan dengan rematik dalam tradisi lisan di berbagai daerah. Keyakinan ini muncul karena suhu dingin diyakini dapat menyebabkan persendian kaku, mirip dengan gejala rematik.

Penelitian menunjukkan bahwa rematik merupakan kondisi autoimun dan peradangan, bukan karena suhu atau waktu mandi. Suhu dingin malam bisa memperburuk nyeri pada otot atau sendi yang memang sudah bermasalah.

Pandangan Ilmiah Mengenai Mandi Malam

Ilmuwan tidak menemukan kaitan langsung antara mandi malam dan rematik. Faktor genetik, infeksi, dan gaya hidup yang kurang sehat lebih berperan dalam timbulnya rematik.

Peneliti kesehatan mengungkap bahwa mandi malam tidak menyebabkan rematik. Mandi dengan air dingin di malam hari mungkin memicu ketidaknyamanan atau nyeri sementara pada beberapa orang.

Pendapat Pakar Kesehatan tentang Mandi Malam

Dr. Andry, spesialis reumatologi, mengatakan, ‘Tidak ada bukti medis yang mendukung bahwa mandi malam berhubungan dengan rematik. Rematik lebih merupakan penyakit autoimun.’

Para ahli kesehatan menekankan pentingnya pola hidup sehat dan mengelola stres. Faktor-faktor ini lebih mempengaruhi kesehatan sendi daripada kebiasaan mandi malam.

Mereka menyarankan menyesuaikan suhu air mandi dengan kenyamanan individu, terutama bagi yang rentan masalah kesehatan tertentu, untuk menghindari ketidaknyamanan akibat perubahan suhu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menggugat Mitos Mandi Malam Penyebab Rematik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!