BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 25 JUNI 2025 • 06:52 WIB

Ketegangan di Teheran Pasca Gencatan Senjata antara Iran dan Israel

Ketegangan di Teheran Pasca Gencatan Senjata antara Iran dan IsraelGenerated by Journalist AI

santaitalks.com – Teheran mengalami dua ledakan tak lama setelah pengumuman gencatan senjata antara Iran dan Israel, memicu ketegangan baru di kawasan tersebut. Presiden AS Donald Trump merasa dikhianati oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas serangan ini.

Ledakan dan Dampaknya di Teheran

Dua ledakan mengguncang Ibu Kota Iran, Teheran, dan dilaporkan oleh saluran berita peradilan Iran Mizan serta surat kabar Shargh. Ledakan ini menciptakan kekhawatiran mendalam mengenai stabilitas keamanan di kawasan setelah pengumuman gencatan senjata yang diharapkan dapat meredakan ketegangan.

Serangan ini tampaknya bertentangan dengan harapan banyak pihak yang menginginkan perdamaian. Sebuah sumber dari pemerintah Israel menyatakan bahwa meskipun gencatan senjata diumumkan, Iran dianggap telah melanggar ketentuan yang ada, yang menjadi alasan untuk meluncurkan serangan ini.

Kemunduran dalam stabilitas politik membuat otoritas sipil dan keamanan meningkatkan kewaspadaan. Rasa cemas mulai mengemuka di kalangan masyarakat lokal sebagai respons terhadap situasi yang semakin tidak menentu.

Reaksi Donald Trump Terhadap Situasi

Reaksi Trump muncul setelah perbincangan melalui telepon dengan Perdana Menteri Netanyahu. Reporter Axios mencatat, Netanyahu menjelaskan kepada Trump bahwa serangan tersebut tidak dapat dihentikan dan diperlukan untuk merespons pelanggaran dari pihak Iran.

Koresponden Al Jazeera, Phil Lavelle, mengungkapkan, “Trump merasa sangat kesal dan mungkin dikhianati oleh Netanyahu setelah Israel melancarkan serangan terhadap Iran, yang melanggar gencatan senjata.” Hal ini menunjukkan frustasi mendalam Trump, yang tengah berupaya menjaga stabilitas di kawasan.

Saat bersiap terbang ke Eropa untuk menghadiri pertemuan puncak NATO, Trump menyatakan kemarahannya di depan wartawan. Ia menyoroti pelanggaran oleh kedua belah pihak dan menambahkan, “Ia marah kepada Israel dan Iran. Namun, Anda benar-benar dapat melihat sebagian kemarahan ekstra di sana, kemarahan ekstra itu ditujukan kepada Israel.”

Gencatan Senjata dan Harapan dari Pihak Ketiga

Meskipun situasi di lapangan semakin tegang, Trump tetap berusaha untuk menegakkan gencatan senjata tersebut. Dalam posting di platform Truth Social, Trump mengklaim, “Gencatan senjata antara Israel dan Iran tetap berlaku. ISRAEL tidak akan menyerang Iran.”

Upaya diplomasi yang dilakukan Trump tidak diabaikan oleh negara lain. Kementerian Luar Negeri Turki menyambut baik gencatan senjata yang diumumkan dan mendesak kedua pihak untuk sepenuhnya mematuhi perjanjian tersebut.

Pernyataan kementerian tersebut menekankan pentingnya dialog dan saluran diplomatik tetap terbuka untuk mencegah konflik lebih lanjut dan memastikan situasi di kawasan yang sudah rentan tidak semakin memburuk.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ketegangan di Teheran Pasca Gencatan Senjata antara Iran dan Israel

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!