BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 30 JUNI 2025 • 08:19 WIB

Ribuan Pengunjuk Rasa Desak Pengunduran Diri Perdana Menteri Thailand

Ribuan Pengunjuk Rasa Desak Pengunduran Diri Perdana Menteri ThailandGenerated by Journalist AI

santaitalks.com – Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di Bangkok, Thailand, menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra akibat bocornya panggilan teleponnya dengan mantan PM Kamboja, Hun Sen.

Dalam panggilan tersebut, Paetongtarn memanggil Hun Sen dengan sebutan ‘paman’ dan mengecam seorang komandan militer Thailand yang terlibat dalam insiden perbatasan.

Panggilan yang Memicu Gelombang Protes

Bocornya panggilan telepon yang mengungkap percakapan antara Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra dan mantan PM Kamboja, Hun Sen, telah menyebabkan kegundahan besar di kalangan masyarakat Thailand. Dalam percakapan tersebut, Paetongtarn dengan santai menyebut Hun Sen sebagai ‘paman’ dan juga menyudutkan seorang komandan militer Thailand yang terlibat dalam insiden perbatasan yang baru-baru ini terjadi.

Menanggapi gelombang kemarahan ini, Paetongtarn telah mengeluarkan permohonan maaf, namun dia tetap membela konten panggilan tersebut dengan menyebutnya sebagai ‘teknik negosiasi’. Dia menegaskan, “Hak rakyat untuk berunjuk rasa, asalkan dilakukan dengan damai,” menyoroti pentingnya kebebasan berpendapat dalam situasi tersebut.

Protes Terbesar Sejak Penuh Thai Berkuasa

Protes yang diadakan pada akhir pekan lalu menunjukkan antusiasme publik yang luar biasa untuk menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap pemerintahan Shinawatra. Ribuan orang bahkan berkumpul di bawah hujan, memblokir akses jalan di dekat Victory Monument sembari mengibarkan bendera Thailand dan menjunjung tinggi plakat dengan slogan-slogan provokatif seperti ‘PM adalah musuh negara’.

Dalam rentetan demonstrasi tersebut, pemimpin protes, Parnthep Pourpongpan, menyatakan dengan tegas, “PM harus menyingkir karena dialah masalahnya,” yang menandakan betapa mendalamnya ketidakpuasan rakyat terhadap kepemimpinan saat ini.

Ketegangan yang Lebih Dalam Antara Thailand dan Kamboja

Ketegangan antara Thailand dan Kamboja semakin memanas, terutama setelah insiden perbatasan yang menewaskan seorang tentara Kamboja, yang telah membawa hubungan antara kedua negara pada titik terendah dalam lebih dari satu dekade. Persaingan dan perselisihan di antara kedua sejak perbatasan ditetapkan lebih dari seratus tahun lalu menjadikan situasi ini semakin kompleks.

Meskipun sebelumnya ada hubungan baik yang dibangun antara keluarga Shinawatra dan Hun, insiden bocornya panggilan ini telah membuka kembali luka lama dan menciptakan ketidakpastian baru bagi kedua negara. Keduanya perlu menyelesaikan masalah ini sebelum ketegangan lebih lanjut merugikan hubungan diplomatik mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ribuan Pengunjuk Rasa Desak Pengunduran Diri Perdana Menteri Thailand

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!