santaitalks.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani memastikan mereka akan menindaklanjuti surat dari Purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mengusulkan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Surat tersebut saat ini masih berada di Sekretariat Jenderal DPR dan proses selanjutnya akan dilakukan dengan sebaik-baiknya.
Dalam pernyataannya yang disampaikan di Kompleks Parlemen Jakarta pada 3 Juli 2025, Puan Maharani mengungkapkan, “Terkait dengan surat, kami akan cek kembali apakah bisa, langkah-langkah apa yang akan dilakukan.”
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menekankan bahwa DPR akan memproses surat tersebut dengan cara yang benar, agar semua tahapan dijalankan sesuai prosedur yang berlaku.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan bahwa lembaga legislatif saat ini masih mencari waktu yang tepat untuk melakukan kajian terkait surat usulan pemakzulan tersebut.
Dia juga menjelaskan bahwa DPR telah menerima surat lain dari organisasi purnawirawan dan masyarakat yang mengungkapkan tuntutan yang sama terhadap Gibran. Menurutnya, penting untuk memperhatikan berbagai sudut pandang sebelum mengambil keputusan.
Forum Purnawirawan Prajurit TNI memberikan batas waktu kepada DPR dan MPR RI hingga akhir bulan ini untuk memberikan respons terhadap surat pemakzulan yang telah mereka kirim.
Dwi Cahyo Suwarsono, perwakilan dari Forum tersebut, mengungkapkan, “Kami sudah punya deadline untuk DPR menjawab surat kami, meski dalam surat tidak dicantumkan.”
Dalam surat resmi yang mereka kirimkan, terdapat sejumlah alasan hukum terkait pemakzulan, termasuk dugaan keterlibatan Gibran dalam intervensi relasi keluarga saat pencalonan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: