santaitalks.com – Amanda Manopo mengalami insiden pelecehan seksual saat berada di tengah kerumunan penggemar di lokasi syuting film terbarunya di Bogor, Jawa Barat. Kejadian tersebut, yang berlangsung pada 5 Juli 2025, terekam dalam sebuah video yang diunggah di media sosial.
Dalam video itu, Amanda terlihat antusias berinteraksi dengan penggemar sebelum situasi berubah menjadi situasi yang menyedihkan ketika dia mengalami pelecehan, di mana dia mengungkapkan bahwa payudaranya diremas di tengah kerumunan.
Kejadian tersebut terekam dalam video yang diunggah oleh akun TikTok penggemar @tahananamanda. Dalam video itu, Amanda awalnya terlihat bersenang-senang dan berinteraksi dengan penggemar sebelum insiden pelecehan tersebut terjadi.
Amanda juga menuliskan dalam unggahannya di TikTok, ‘Sebelum tragedi (payudara) aku diremas. Btw gemas editannya.’ Pernyataan ini menandakan bahwa meski ia mengalami luka emosional, ia berusaha untuk tetap positif di depan penggemar.
Setelah kejadian tersebut, Amanda menyatakan komitmennya untuk lebih berhati-hati dalam situasi serupa di masa mendatang. Amanda juga mengapresiasi dukungan dari para penggemar, namun ia tetap merasa perlu menjaga keselamatan dirinya saat berada di kerumunan.
Reaksi masyarakat terhadap insiden ini sangat kuat, dengan banyak warganet mengecam tindakan pelecehan dan mendukung agar pelaku dikenakan sanksi tegas untuk mencegah kejadian serupa di masa yang akan datang.
Insiden yang dialami oleh Amanda bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya, musisi Nadin Amizah juga mengalami pelecehan serupa ketika merasa disentuh oleh orang yang tidak dikenal di sebuah pertunjukan.
Nadin menegaskan bahwa tindakan pelecehan tersebut tidak dapat diterima, menyoroti bahwa pelaku bukanlah penggemar sejati yang menghormati ruang pribadi artis. Kejadian ini menunjukkan bahwa pelecehan terhadap artis dalam situasi keramaian perlu mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat dan penegak hukum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: