BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 11 JULI 2025 • 12:49 WIB

Kolaborasi Indonesia dan Brasil dalam Energi Bersih dan Biofuel

Kolaborasi Indonesia dan Brasil dalam Energi Bersih dan BiofuelGenerated by Journalist AI

santaitalks.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia baru-baru ini mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan resmi ke Brasil pada Rabu (9/7/2025). Pertemuan ini berfokus pada isu energi bersih dan kerja sama dalam pengembangan bioenergi antara kedua negara.

Bahlil menegaskan betapa pentingnya pengalaman Brasil dalam transisi energi, terutama dalam bioetanol, yang menjadi bagian dari strategi nasional Indonesia untuk meningkatkan ekosistem energi berkelanjutan di tanah air.

Potensi Kerja Sama Energi Bersih

Indonesia melihat Brasil sebagai mitra penting dalam transisi energi. Bahlil menyebut, “Brasil telah membuktikan dirinya dalam pemanfaatan energi rendah karbon, pengalaman mereka menjadi referensi penting bagi Indonesia yang sedang mempercepat bauran energi bersih.”

Dengan 88% pasokan listrik Brasil berasal dari sumber energi rendah karbon seperti tenaga air, angin, surya, dan bioenergi, negara ini menjadi contoh baik bagi Indonesia. Brasil adalah produsen etanol terbesar kedua di dunia, yang relevan dengan rencana Indonesia untuk memperluas penggunaan biofuel.

“Pengembangan bioetanol merupakan bagian dari strategi nasional untuk menciptakan ekosistem energi yang berkelanjutan dan inklusif,” tambah Bahlil. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya membantu transisi energi, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru di daerah serta memperkuat kerja sama dengan Brasil.

Pengembangan Biofuel di Indonesia

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pengalaman Brasil dalam biofuel dan sektor pertanian terintegrasi. “Kami melihat keberhasilan anda (Brasil) dalam mengembangkan biofuel, dan saya pikir kami bertekad untuk mengejar kemajuan yang telah Anda capai,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Indonesia telah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pengusahaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati. Aturan ini menetapkan tata kelola biofuel, termasuk bioetanol, yang meliputi aspek pengusahaan, distribusi, dan pemanfaatan di sektor transportasi.

Bahlil juga menyatakan, “Permen ini menjadi landasan penting bagi kita dalam memperkuat ekosistem bioenergi nasional.” Kerja sama teknis dengan Brasil dalam teknologi, riset, dan peningkatan kapasitas diharapkan dapat mempercepat implementasi kebijakan tersebut.

Misi Transisi Hijau Indonesia

Sebagai bagian dari inisiatif transisi hijau, Indonesia telah melakukan uji pasar terhadap bioetanol dengan produk Pertamax Green 95 yang dicampur etanol. Produk ini mulai tersedia di sejumlah SPBU Pertamina, sebagai komitmen untuk meningkatkan penggunaan bahan bakar bersih.

Kerja sama Indonesia dan Brasil dalam bidang energi dan pertambangan telah terjalin melalui Memorandum Saling Pengertian (MoU) yang berlaku sejak 2008, mencakup kegiatan hulu-hilir, riset, dan pertukaran informasi.

Dengan latar belakang perdagangan bilateral mencapai USD6,34 miliar pada 2024, kunjungan ini diharapkan memberikan dorongan baru untuk investasi dan transfer teknologi di sektor energi, mendukung misi transisi hijau, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis dalam menghadapi perubahan iklim.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kolaborasi Indonesia dan Brasil dalam Energi Bersih dan Biofuel

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!