BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 19 JULI 2025 • 10:43 WIB

Serangan Militer Israel di Gereja Keluarga Kudus Guncang Gaza

santaitalks.com – Serangan militer Israel di Gereja Keluarga Kudus di Gaza, Palestina, menewaskan tiga orang dan memicu reaksi keras dari berbagai pihak internasional. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah melakukan kontak dengan Paus Leo XIV untuk membahas insiden tragis ini dan menyerukan perlindungan terhadap tempat ibadah.

Dalam diskusinya, Paus Leo XIV menekankan pentingnya gencatan senjata demi mengakhiri serangan yang terjadi di Palestina, mencerminkan semakin mendesaknya situasi kemanusiaan di daerah tersebut.

Detail Serangan di Gereja Keluarga Kudus

Serangan yang berlangsung pada hari Jumat, 18 Juli 2025, mengenai Gereja Keluarga Kudus, satu-satunya gereja Katolik di Gaza. Laporan menyebutkan bahwa sebuah granat tank menghantam gereja sekitar pukul 10.30 waktu setempat, yang menyebabkan tiga orang tewas dan sepuluh lainnya mengalami luka-luka.

Di antara korban yang tewas adalah Pastor Gabriel Romanelli, pimpinan paroki di gereja tersebut. Saksi mata melaporkan bahwa baku tembak yang terjadi sebelum serangan mungkin merupakan penyebab kesalahan penargetan oleh militer Israel.

Reaksi Paus Leo XIV dan Pesan untuk Perdamaian

Paus Leo XIV menyatakan rasa dukanya atas hilangnya nyawa dalam insiden tersebut, menekankan bahwa Gereja Keluarga Kudus selalu menjadi pusat perhatian bagi mendiang Paus Fransiskus selama konflik Israel dan Hamas. Dalam pernyataannya, Vatikan menyebut, ‘Ia sekali lagi menyatakan keprihatinannya atas situasi kemanusiaan yang memprihatinkan yang dialami penduduk Gaza.’

Paus juga menegaskan pentingnya melindungi tempat ibadah serta umat beriman di Palestina dan Israel. Dia mendorong agar perundingan untuk menghentikan kekerasan segera dihidupkan kembali.

Pernyataan dan Tindakan Pihak Israel

Netanyahu, dalam responsnya kepada Paus Leo, mengungkapkan kesedihan yang mendalam atas insiden tersebut, menunjukkan bahwa serangan itu merupakan kesalahan sasaran. Juru bicara Netanyahu mengkonfirmasi bahwa kedua pemimpin setuju untuk mengadakan pertemuan untuk membahas isu-isu yang lebih luas terkait konflik di kawasan tersebut.

Sementara itu, militer Israel mengklaim telah melakukan segalanya untuk meminimalkan kerugian sipil dan melindungi bangunan keagamaan. Netanyahu juga berjanji akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tragis ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags paus
BERITA TERBARU

Serangan Militer Israel di Gereja Keluarga Kudus Guncang Gaza

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!