santaitalks.com – Pemerintah Kota Bekasi memutuskan mengembalikan jam masuk sekolah tingkat SD dan SMP dari pukul 06.30 WIB menjadi pukul 07.00 WIB. Keputusan ini diambil setelah evaluasi dampak kebijakan sebelumnya yang menyebabkan kemacetan di sekitar sekolah.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjelaskan bahwa penyesuaian waktu ini bertujuan untuk mengurangi antrean dan kemacetan yang terjadi saat jam masuk sekolah.
Tri Adhianto mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh selama satu pekan mengenai kebijakan jam masuk sekolah. “Ternyata dengan bertumpuknya pada jam yang sama, ini membuat terjadi berbagai antrean dan kemudian kemacetan di beberapa ruas jalan terutama di lokasi-lokasi kawasan tempat sekolah,” katanya.
Evaluasi menunjukkan bahwa banyak pelajar dan pekerja berangkat pada waktu bersamaan, berkontribusi besar terhadap kemacetan di daerah tersebut. Dengan demikian, jam masuk yang lebih awal terbukti tidak efektif dan perlu disesuaikan kembali.
Keputusan untuk mengembalikan jam masuk sekolah juga mempertimbangkan aspirasi masyarakat, termasuk orangtua dan kalangan pengusaha. “Yang pertama tentu mendengarkan masyarakat, stakeholder pengusaha, kemudian aparat pemerintah, sejak awal kita minta untuk mereka melakukan evaluasi dari hari ke hari,” ucap Tri.
Pemkot Bekasi berupaya menciptakan kebijakan yang efisien dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Partisipasi masyarakat dianggap penting agar kebijakan yang diambil sejalan dengan harapan warga.
Dari hasil uji coba yang dilakukan, Wali Kota Bekasi menyimpulkan bahwa jam masuk sekolah pukul 06.30 WIB tidak sesuai untuk SD dan SMP. Oleh karena itu, diterapkan jam masuk pukul 07.00 WIB bagi pelajar SD dan SMP, sedangkan untuk pelajar SMA tetap di jam 06.30 WIB.
“Berdasarkan hasil uji coba selama seminggu itu ternyata tidak pas, oleh karena itu perlu adanya modifikasi, makanya bagi yang SMA 06.30 WIB, SD dan SMP jam 07.00 WIB,” jelas Tri.
Kebijakan jam masuk pagi sebelumnya diterapkan mengikuti arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, namun tidak berjalan sesuai harapan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: