BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 10 AGUSTUS 2025 • 12:05 WIB

Prabowo Subianto: Pemimpin Militer Harus Berada di Garis Depan

santaitalks.com – Presiden Prabowo Subianto baru saja melantik Panglima Komandan dan Panglima Pasukan di Batujajar, Bandung, Jawa Barat. Ia menyoroti pentingnya kepemimpinan yang aktif di kalangan para pemimpin militer, mendorong mereka untuk selalu berada di garis depan.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan sejak awal bahwa pemimpin harus menjadi contoh dan memimpin dari depan, bukan dari belakang. Hal ini penting untuk membentuk kekuatan dan semangat para prajurit.

Kepemimpinan di Garis Depan

Pada upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang berlangsung pada Minggu, 10 Agustus 2025, Prabowo kembali menekankan bahwa pemimpin harus mampu membawa pasukan ke garis terdepan. “Saya telah melantik, panglima-panglima, komandan-komandan Brigade, orang-orang yang dipilih. Saudara-saudara, sebagai pemimpin harus memimpin dari depan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa komandan harus selalu berada di tengah-tengah pasukan, terutama di lokasi-lokasi yang berisiko tinggi saat menjalankan operasi militer. “Tidak ada komandan pasukan yang memimpin dari belakang. Pemimpin dari depan, pemimpin memberi contoh, pemimpin adalah prajurit yang paling baik,” jelasnya.

Pesan ini menunjukkan dedikasi Prabowo dalam membangun jiwa kepemimpinan yang kuat dalam tubuh TNI, di mana setiap pemimpin dianggap bertanggung jawab untuk melindungi dan mengayomi anggotanya.

Merawat Pasukan dengan Baik

Prabowo juga membahas pentingnya perawatan dan pembinaan terhadap pasukan. Ia menuturkan, “Saya titip saudara-saudara sekalian, jaga pasukanmu sebaik-baiknya, bina anak buahmu sebaik-baiknya. Anak buahmu adalah bagaikan anak kandungmu sendiri.”

Dengan nada tegas, Prabowo mengingatkan bahwa meskipun pelatihan itu penting, kekerasan tidak diizinkan dalam proses tersebut. “Pimpin dengan baik, jaga mereka dengan baik, latih mereka dengan baik, latih mereka dengan keras, tapi tidak dengan kekejaman,” tambahnya.

Hal ini menunjukkan pendekatan humanis dalam latihan militer yang diharapkan dapat membangun hubungan yang baik antara pemimpin dan anggotanya.

TNI Sebagai Tentara Rakyat

Pentingnya peran TNI sebagai bagian dari masyarakat pun diungkapkan oleh Prabowo. Ia menekankan, “Dan selalu ingat, kita adalah tentara rakyat, kita lahir dari rakyat. Kita adalah anak kandung rakyat, kita mengabdi untuk rakyat, kita membela rakyat dan kita siap mati untuk rakyat kita saudara-saudara sekalian. Itu lah TNI.”

Pernyataan ini menggambarkan komitmen TNI untuk selalu mengabdi demi kesejahteraan masyarakat Indonesia. TNI diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai kekuatan militer, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membela hak dan kebutuhan rakyat.

Dengan menekankan sifat TNI yang bersumber dari rakyat, Prabowo berharap seluruh anggotanya dapat berpegang teguh pada prinsip pengabdian yang tulus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Prabowo Subianto: Pemimpin Militer Harus Berada di Garis Depan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!