BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 17 AGUSTUS 2025 • 14:33 WIB

Kerugian Proyek Kereta Cepat Whoosh Capai Rp1 Triliun di Semester Pertama 2025

santaitalks.com – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Whoosh, dilaporkan mengalami kerugian mencapai Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2025. Kerugian ini menjadi masalah serius bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

Laporan keuangan konsolidasi yang dirilis per Juni 2025 menunjukkan bahwa kerugian tersebut berasal dari kepemilikan saham mayoritas KAI di konsorsium pengelola Whoosh, PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI).

Penyebab Kerugian Whoosh

KAI memegang saham sebesar 58,53 persen di PSBI yang mengelola proyek Kereta Cepat Whoosh. Kerugian bersih PSBI yang dikontribusikan ke KAI mencapai Rp951,48 miliar per Juni 2025.

Dengan menghitung kerugian di semester II 2024, total kerugian KAI dari proyek Whoosh kini menyentuh angka Rp1,9 triliun dalam satu tahun terakhir. Angka kerugian selama seluruh tahun kalender 2024 juga tercatat mencapai Rp2,69 triliun.

Meskipun proyek ini telah mulai beroperasi secara komersial sejak Oktober 2023, kontribusi pendapatan yang dihasilkan belum memadai untuk menutupi tingginya biaya investasi dan beban operasional proyek.

Konsorsium dan Investasi Whoosh

Konsorsium pengelolaan Whoosh dibentuk oleh KAI bersama beberapa BUMN lainnya, termasuk PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR).

Total investasi untuk proyek Kereta Cepat Whoosh diperkirakan mencapai US$7,2 miliar atau setara Rp116,54 triliun, berdasarkan kurs Rp16.186 per dolar AS.

Jumlah tersebut juga mencakup biaya tambahan atau cost overrun yang mencapai US$1,2 miliar atau sekitar Rp19,42 triliun.

Dampak Terhadap KAI

Kerugian yang ditanggung dari proyek Whoosh mengharuskan KAI untuk mengevaluasi kembali strategi dan keuangan mereka. Menurut beberapa pakar ekonomi, situasi ini dapat berpengaruh terhadap keberlanjutan proyek kereta cepat lainnya di Indonesia.

KAI, yang dikenal sebagai salah satu BUMN terbesar, kini menghadapi tantangan keuangan yang signifikan akibat proyek ini. Kerugian yang terus bertambah berpotensi memengaruhi rencana ekspansi KAI di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags kai
BERITA TERBARU

Kerugian Proyek Kereta Cepat Whoosh Capai Rp1 Triliun di Semester Pertama 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!