Kamis, 05 MARET 2026 • 15:40 WIB

Dampak Krisis Memori Terhadap Harga PC dan Laptop di Pasaran

Author

Dampak Krisis Memori Terhadap Harga PC dan Laptop di Pasaran

Industri PC kini tengah menghadapi krisis memori global yang berpotensi melonjakkan harga perangkat hingga 2028.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Provokasi atau Pembatasan Hak Asasi?

Laporan terbaru dari firma riset pasar Gartner menunjukkan bahwa PC entry-level di bawah harga US$500 akan segera hilang dari pasaran.

Dampak Lonjakan Harga Komponen Memori

Kenaikan harga RAM dan komponen memori lainnya telah menyebabkan struktur biaya produksi PC mengalami peningkatan drastis.

Firma riset Gartner memprediksi bahwa biaya memori akan menyumbang 23% dari total biaya komponen pada tahun 2026, meningkat dari 16% pada tahun lalu.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Rekor Baru Liverpool dan Pergerakan Tim Lain

Persepsi Pasar dan Pengaruhnya pada Penjualan

Analis Gartner, Atrwal, menyatakan bahwa kenaikan biaya memori berdampak negatif terhadap pengiriman PC global, yang diproyeksikan turun hingga 10,4% pada tahun 2026.

Kondisi ini menciptakan tantangan bagi vendor untuk menyesuaikan harga jual tanpa melanggar marjin keuntungan mereka.

Strategi Vendor dalam Menghadapi Krisis

Vendor disarankan untuk tidak menyerap biaya yang meningkat demi menjaga profitabilitas mereka.

Gartner mencatat bahwa meskipun penjualan diprediksi akan turun, hal ini dianggap lebih sehat dibandingkan dengan mengorbankan margin hanya untuk menarik pembeli yang sensitif terhadap harga.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU