Pada Jumat sore, 5 Desember 2025, layanan Cloudflare mengalami gangguan serius yang mengakibatkan sejumlah website dan aplikasi ternama di Indonesia tidak dapat diakses dengan semestinya.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan
Dampak dari masalah ini dirasakan oleh pengguna dari berbagai belahan negeri, terutama di Pulau Jawa, menimbulkan frustrasi yang meluas.
Detail Gangguan yang Dihadapi
Gangguan pada layanan Cloudflare sebagian besar dilaporkan terjadi di Pulau Jawa, dengan sedikit laporan dari Kalimantan dan Sulawesi. Menurut data dari Down Detector, puncak gangguan terjadi sekitar pukul 16:10 WIB dengan total 365 laporan masuk dari berbagai pengguna.
Rincian laporan menunjukkan 43% mengindikasikan kesulitan untuk masuk ke aplikasi, sementara 42% melaporkan masalah pada koneksi server, dan 15% terkait akses ke situs web. Ini menunjukkan bahwa masalah tersebut memiliki dampak yang cukup luas pada berbagai platform yang bergantung pada layanan Cloudflare.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Stabil
Dampak Terhadap Aplikasi dan Website Populer
Layanan panggilan video Zoom dilaporkan mulai mengalami kesulitan sekitar pukul 16:27, dengan 12 laporan mencatat 44% berkaitan dengan koneksi server dan 28% berkenaan dengan akses layanan. Banyak pengguna yang sangat tergantung pada aplikasi ini untuk kebutuhan profesional.
Di sisi lain, Canva mencatatkan masalah sekitar pukul 16:14 dengan 60 laporan, di mana 55% mencerminkan kesulitan dalam koneksi server, 41% bermasalah pada akses situs web, dan 5% terkait aplikasi. Dalam tanggapannya, Canva menegaskan, 'Ini bukan yang kami inginkan dan kami tengah bekerja sama dengan mereka untuk memulihkannya,' menunjukkan kesungguhan mereka dalam menangani situasi tersebut.
Reaksi dan Penanganan Masalah
Media sosial menjadi wadah bagi pengguna untuk mengekspresikan kekhawatiran dan frustrasi akibat gangguan ini, mengingat banyak aplikasi yang mereka andalkan untuk kegiatan sehari-hari. Penanggulangan masalah ini menjadi sangat penting bagi mereka yang menggunakan layanan tersebut untuk keperluan pribadi maupun profesional.
Sementara itu, platform game Valorant juga mengalami masalah pada saat yang sama, dengan laporan mencatat bahwa koneksi server mencapai angka 86%. Para gamer merasa kesulitan untuk memulai permainan, yang memicu ketidakpuasan di kalangan komunitas gamer.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Eko Patrio, Polisi Selidiki Kasus Tersebut
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: