Makanan superfood semakin populer sebagai pilihan untuk meningkatkan kesehatan, terutama dalam memperkuat imunitas tubuh. Bentuk makanan ini kaya akan nutrisi vital yang berperan dalam mendukung sistem kekebalan.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH
Tulisan ini akan mengupas berbagai superfood yang secara ilmiah dapat membantu tubuh melawan penyakit. Ternyata, peningkatan imunitas bisa dimulai dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari.
Berries: Kecil Tapi Penuh Nutrisi
Berries seperti blueberry, raspberry, dan stroberi dipenuhi dengan antioksidan yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oleh radikal bebas. Selain itu, kandungan vitamin C dalam berries sangat penting bagi sistem imun.
Serat yang terdapat dalam berries juga mendukung kesehatan pencernaan dan kesehatan usus, yang berperan dalam efektivitas sistem imun. Menambahkan berries dalam diet harian bisa dilakukan dengan mudah, cukup campurkan ke smoothie, yogurt, atau sereal.
Baca juga: Komnas HAM Konfirmasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Kunyit: Rempah Ajaib untuk Imunitas
Kunyit telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad karena memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Curcumin, senyawa aktif dalam kunyit, diketahui dapat meningkatkan aktivitas sel imun dalam tubuh.
Menambahkan kunyit ke dalam masakan sehari-hari tidak hanya memberikan rasa yang khas, tetapi juga manfaat kesehatan jangka panjang. Mengomposisikan minuman kunyit hangat atau memasukkannya ke dalam sup dan nasi dapat menjadi pilihan yang baik.
Bawang Putih: Pelindung Alami Tubuh
Bawang putih dikenal luas sebagai bumbu masakan dan juga sebagai obat alami yang efektif. Mengandung allicin, bawang putih dipercaya meningkatkan aktivasi sel-sel imun dan membantu tubuh melawan infeksi.
Memasukkan bawang putih segar dalam masakan tidak hanya memperkaya rasa, namun juga memberikan manfaat kesehatan yang substansial. Mengonsumsinya dalam keadaan mentah atau setengah matang dianggap lebih efektif.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kontroversi dan Dampaknya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: