Generasi Z tengah menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan dengan menerapkan gaya hidup eco-friendly. Kesadaran ini muncul seiring dengan meningkatnya isu perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi
Mulai dari pilihan makanan hingga mode, Gen Z berusaha untuk membuat keputusan yang lebih berkelanjutan. Berbagai cara telah mereka lakukan untuk hidup lebih ramah lingkungan.
Pilihan Makanan Berkelanjutan
Satu tren besar yang terlihat adalah peningkatan minat terhadap makanan berbasis nabati. Banyak dari mereka memilih untuk mengurangi konsumsi daging dan beralih ke alternatif nabati seperti tempe, tahu, dan sayuran segar.
Di beberapa kota, restoran yang menawarkan menu vegetarian dan vegan semakin populer. Hal ini menunjukkan bahwa pilihan makanan bukan hanya sekadar tentang rasa, tetapi juga tentang dampak terhadap lingkungan.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Eko Patrio, Polisi Selidiki Kasus Tersebut
Mode dan Fashion Ramah Lingkungan
Di dunia fashion, Gen Z tak hanya memperhatikan tren namun juga dampak lingkungan dari pakaian yang mereka beli. Banyak dari mereka lebih memilih untuk berbelanja di thrift shop daripada membeli barang baru di toko retail.
Merek lokal yang menggunakan bahan daur ulang dan proses produksi ramah lingkungan juga mulai mendapatkan perhatian. 'Saya lebih suka beli baju dari brand yang peduli lingkungan,' ungkap seorang mahasiswa yang aktif di komunitas lingkungan.
Penggunaan Produk Ramah Lingkungan
Dari penggunaan botol stainless steel hingga barang-barang rumah tangga yang dapat digunakan kembali, Gen Z berusaha mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Ini adalah cara mereka berkontribusi pada pengurangan sampah plastik yang mencemari lingkungan.
Selain itu, banyak yang mulai beralih ke produk perawatan pribadi dan pembersih rumah tangga berbasis alami. 'Dengan menggunakan produk yang lebih aman, saya merasa berkontribusi lebih untuk lingkungan,' kata seorang influencer yang mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: