Qualcomm telah resmi meluncurkan chipset terbaru mereka, Snapdragon Wear Elite, dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol, pada 2 Maret 2026.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran
Chipset ini dirancang untuk perangkat wearable, termasuk smartwatch dan pelacak kebugaran, dengan peningkatan kecerdasan buatan dibandingkan pendahulunya.
Inovasi Utama pada Snapdragon Wear Elite
Snapdragon Wear Elite menghadirkan enam peningkatan signifikan, termasuk efisiensi daya dan kinerja CPU yang lebih baik. Chipset ini diproduksi dengan teknologi fabrikasi 3 nanometer, menjadikannya lebih efisien daripada generasi sebelumnya.
Dalam hal performa, CPU single thread pada chipset ini diklaim 5 kali lebih cepat, memungkinkan eksekusi tugas yang lebih kompleks dan mulus.
GPU yang disertakan juga memiliki kemampuan untuk menjalankan game dengan resolusi 1.080 piksel pada frame rate 60 fps. Ini merupakan kemajuan besar dibandingkan generasi chip sebelumnya yang tidak dapat melakukan hal ini.
Dari sisi kecerdasan buatan, Wear Elite dilengkapi dengan NPU (Neural Processing Unit) yang dapat menjalankan model AI hingga 2 miliar parameter secara langsung tanpa membutuhkan koneksi internet.
Keunggulan Manajemen Daya dan Konektivitas
Salah satu keunggulan utama dari Snapdragon Wear Elite adalah daya tahan baterai yang diklaim 30 persen lebih lama dibandingkan model sebelumnya. Hal ini memungkinkan pengguna untuk lebih lama menikmati fitur tanpa khawatir akan kekurangan daya.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Teknologi pengisian cepat yang disematkan pada perangkat ini memungkinkan pengisian dari 0 persen hingga 50 persen dalam hanya 10 menit. Inovasi ini menjadikan perangkat lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Chipset ini juga mendukung 'hexa-connectivity', integrasi enam teknologi konektivitas yang meningkatkan kualitas internet dan keselamatan pengguna. Ini termasuk koneksi seluler 5G, WiFi hemat daya, Bluetooth 6.0, serta satelit komunikasi.
Dengan fitur ini, pengguna dapat menikmati konektivitas yang lebih stabil dan cepat, menunjang jam tangan pintar dalam berbagai aktivitas.
Kolaborasi dengan Produsen Ternama
Snapdragon Wear Elite pertama kali akan diaplikasikan pada smartwatch terbaru dari Samsung yang menjanjikan asisten kesehatan yang lebih holistik. Peluncuran ini menandai langkah signifikan dalam perkembangan teknologi wearable.
Kolaborasi dengan Google dan Motorola juga diharapkan memberikan kontribusi positif melalui peningkatan sistem operasi WearOS. Konsep AI 'Project Maxwell' yang dikembangkan oleh Motorola diharapkan turut meningkatkan performa perangkat.
Inisiatif ini menunjukkan kepercayaan industri terhadap inovasi yang dibawa oleh Qualcomm. Dengan adanya berbagai kemitraan ini, kualitas dan fungsionalitas smartwatch akan semakin maju.
Sebagai industri teknologi yang terus berkembang, kehadiran Snapdragon Wear Elite tentu akan mengubah pandangan terhadap perangkat wearable di masa depan.
Baca juga: Manchester United Rekrut Kiper Senne Lammens di Detik Terakhir Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: