Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 15:05 WIB

Kehati-hatian Terhadap Keamanan Perangkat: Celah Pada Robot Vakum DJI Terungkap

Author

Kehati-hatian Terhadap Keamanan Perangkat: Celah Pada Robot Vakum DJI Terungkap

Sammy Azdoufal, seorang anggota tim strategi AI, menemukan celah keamanan yang mengkhawatirkan pada robot vakum DJI, membuat sekitar 7.000 perangkat di seluruh dunia rentan terhadap akses tidak sah.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Temuan ini mengemuka setelah Azdoufal berupaya mengendalikan robot vakum miliknya dengan stik PS5, yang ternyata menunjukkan adanya risiko serius terhadap privasi pengguna.

Temuan Pertama: Cara Kerja Akses Tidak Sah

Azdoufal berhasil merancang alat sederhana yang terhubung dengan robot vakum DJI, dan dengan 14 digit nomor seri, dia mampu mengakses data dari berbagai robot di seluruh dunia. Dengan mudah, ia dapat melacak status baterai dan mendapatkan denah ruang dari pemilik robot vakum yang berada di negara berbeda.

Lebih mengejutkan, Azdoufal juga dapat melakukan pemantauan melalui siaran langsung dari kamera yang terpasang pada robot vakum, serta mendengarkan suara dari mikrofon yang ada. Temuan ini mengindikasikan adanya risiko signifikan terhadap keamanan data pengguna, yang menurut banyak pihak, seharusnya diberikan perlindungan lebih ketat.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz

Respons DJI dan Pengetatan Keamanan

Setelah celah ini terungkap, DJI bertindak cepat untuk mengatasi masalah dengan menambal kebocoran tersebut. Perusahaan asal Tiongkok ini menyatakan bahwa mereka telah mengetahui permasalahan ini sejak akhir Januari dan perbaikan telah dilakukan.

Namun, respons ini cukup mengecewakan, karena saat Azdoufal dan tim The Verge melakukan demonstrasi pada 10 Februari 2026, celah tersebut ternyata masih dapat dieksploitasi dengan relatif mudah. Ini menandakan bahwa penanganan masalah ini belum sepenuhnya efektif dalam melindungi privasi pengguna.

Implikasi Terhadap Privasi dan Keamanan Perangkat Rumah Pintar

Kasus ini kembali mengangkat isu serius mengenai perlindungan privasi di dalam perangkat rumah pintar. Sebelumnya, beberapa robot penyedot debu juga menjadi sorotan ketika peretas berhasil mengambil alih kontrol perangkat dan menggunakannya untuk tujuan ilegal.

Komentar kritis muncul dari Azdoufal yang mengatakan, 'Sangat aneh rasanya ada mikrofon di sebuah alat penyedot debu,' yang menyiratkan bahwa konsumen perlu lebih waspada terhadap fitur-fitur yang ada di dalam perangkat yang mereka gunakan.

Meskipun Azdoufal mendapatkan kritik karena mengungkapkan celah tersebut sebelum perbaikan tuntas, ia menyatakan bahwa fokusnya adalah agar masalah ini segera teratasi, bukan untuk mengejar imbalan dari program bug bounty.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Risiko, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU