Minggu, 22 FEBRUARI 2026 • 10:10 WIB

Inovasi Penyewaan Tubuh Manusia untuk Kecerdasan Buatan

Author

Inovasi Penyewaan Tubuh Manusia untuk Kecerdasan Buatan

RentAHuman.ai, sebuah startup baru, menawarkan konsep penyewaan tubuh manusia untuk agen kecerdasan buatan (AI). Konsep ini memungkinkan AI untuk memesan dan membayar individu untuk melaksanakan tugas di dunia nyata yang tidak dapat dilakukan secara virtual.

Baca juga: Sejarah Baru: Adrian Wibowo Berdarah Campuran Pertama yang Bermain di MLS

Diluncurkan pada 2 Februari 2026, RentAHuman.ai dengan cepat menarik perhatian publik dengan lebih dari 73.000 pendaftar dalam dua hari. Latar belakang para pendaftar sangat bervariasi, menciptakan peluang ekonomi baru di era digital ini.

Peluncuran RentAHuman.ai

Platform RentAHuman.ai resmi diluncurkan pada awal Februari 2026, menghadirkan solusi inovatif bagi agen AI dalam melaksanakan berbagai aktivitas yang memerlukan kehadiran fisik. Sejak peluncuran, perusahaan ini sudah menarik perhatian banyak pendaftar.

Dari model OnlyFans hingga CEO startup, para pendaftar menciptakan ekosistem yang memungkinkan individu mendapatkan pendapatan tambahan dengan menyelesaikan tugas fisik. Alexander Liteplo, pendiri startup ini, menegaskan pentingnya kehadiran manusia dalam operasi AI.

"Robot butuh tubuh manusia," ungkapnya, menunjukkan kebutuhan yang mendesak akan tenaga manusia dalam dunia teknologi yang semakin berkembang.

Baca juga: 5 Kota di Indonesia yang Pas untuk Liburan Sendirian

Kenaikan Drastis Jumlah Pendaftar

Tak lama setelah peluncuran, jumlah pendaftar melonjak drastis menjadi 73.000, meskipun hanya 83 profil yang ditampilkan di laman pencarian. Hal ini mencerminkan minat yang luar biasa terhadap konsep baru ini.

Setelah mendaftar, pengguna akan dihubungi oleh bot otonom sesuai dengan tugas yang diperlukan. AI kemudian memberikan instruksi dan meminta bukti penyelesaian tugas yang telah dilakukan.

Pembayaran untuk setiap penyewaan di platform ini dilakukan dalam bentuk aset kripto, sejalan dengan inovasi yang berkembang di dunia digital dan teknologi.

Membangun Ekosistem Kerja Serabutan

Liteplo berharap RentAHuman.ai akan menciptakan ekosistem kerja serabutan yang mirip dengan model yang telah diadopsi oleh perusahaan seperti Uber. Dengan model ini, individu bisa mendapatkan imbalan dari tugas kecil seperti mengambil paket atau menghadiri acara.

Website RentAHuman.ai dirancang agar ramah terhadap robot, memfasilitasi konektivitas antara pengguna manusia dan berbagai agen AI. Penggunaan model context protocol (MCP) membantu memperlancar interaksi antara keduanya.

Dengan model ini, agen AI seperti Claude dan MoltBot dapat menyewa tenaga manusia dengan proses yang efisien tanpa perlu intervensi manusia yang bertugas mengoperasikan bot.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU