Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 10:29 WIB

Korea Selatan Luncurkan Regulasi AI Pertama di Dunia dengan Sanksi Ketat

Author

Korea Selatan Luncurkan Regulasi AI Pertama di Dunia dengan Sanksi Ketat

Korea Selatan mencatatkan sejarah baru dengan pengesahan undang-undang AI yang komprehensif, mulai berlaku pada 22 Januari 2026.

Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan

Aturan ini menetapkan sanksi hingga 30 juta won, setara dengan Rp 345 miliar, bagi perusahaan yang melewatkan label pada konten AI mereka.

Detail tentang AI Basic Act

Undang-undang ini mengharuskan perusahaan untuk memberikan label yang jelas pada semua konten AI, termasuk deepfake, guna mencegah penyalahgunaan teknologi.

Kementerian Sains dan TIK Korea Selatan menetapkan langkah minimum berupa pengenal digital untuk menjaga integritas informasi yang dihasilkan AI.

Sepuluh sektor sensitif, seperti pendidikan dan kesehatan, diidentifikasi sebagai yang memerlukan pengawasan manusia untuk memastikan keamanan publik.

Presiden Lee Jae Myung menekankan pentingnya dukungan kelembagaan dalam memaksimalkan potensi industri AI di negara ini.

Respon dan Kekhawatiran dari Industri

Meskipun niat pemerintah patut diapresiasi, banyak pelaku industri, terutama startup, merasa regulasi ini dapat menghalangi inovasi.

Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Lim Jung-wook, co-head Startup Alliance Korea Selatan, mengungkapkan keprihatinan atas bahasa hukum yang dianggap samar, yang dapat mengakibatkan penghindaran risiko.

Kekhawatiran ini berpotensi menyebabkan penurunan dalam kreativitas dan inovasi di sektor teknologi.

Pemerintah memberikan masa tenggang satu tahun sebelum sanksi denda diterapkan, sekaligus berkomitmen untuk memberikan panduan selama transisi ini.

Perbandingan dengan Pendekatan Global

Sebagai pelopor, Korea Selatan meluncurkan undang-undang AI pertama di dunia, sedangkan regulasi di Uni Eropa akan diterapkan secara bertahap hingga 2027.

Korea Selatan berharap untuk membangun basis inovasi AI yang aman, sehingga banyak perusahaan besar internasional mulai mengikuti jejak serupa.

Pemerintah mengumumkan rencana peningkatan pengeluaran untuk pengembangan AI, mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga keselamatan publik.

Regulasi ini juga diharapkan menjadi contoh bagi negara lain dalam menghadapi tantangan dan potensi dari kecerdasan buatan.

Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Cozy dan Nyaman

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU