BYD, produsen kendaraan listrik terkemuka dari Tiongkok, memperkuat posisinya dalam industri kendaraan energi baru dengan pembangunan sirkuit all-terrain di berbagai lokasi strategis di Tiongkok.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Setelah keberhasilan pembukaan Sirkuit All-Terrain di Zhengzhou, perusahaan ini berencana untuk membangun dua fasilitas tambahan di Hefei dan Shaoxing, menandakan dedikasi mereka terhadap inovasi dan pengembangan teknologi kendaraan.
Pengembangan Sirkuit All-Terrain BYD
Sirkuit All-Terrain di Shaoxing adalah proyek ambisius yang mencakup area seluas 2.000 hektar, terletak di ketinggian 500 meter di atas permukaan laut.
Area tersebut dirancang agar dapat memberikan simulasi berbagai jenis medan yang bervariasi, untuk menguji kemampuan traksi dan manajemen energi kendaraan listrik BYD.
Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, menekankan bahwa, 'Pendekatan ini mencerminkan kekuatan vertical integration BYD dalam menghadirkan teknologi yang konsisten, aman, dan dapat diandalkan.'
Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat
Komitmen Terhadap Inovasi dan Keberlanjutan
Sirkuit all-terrain ini tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis BYD, tetapi juga menjadi simbol komitmen perusahaan terhadap inovasi berkelanjutan.
Fasilitas tersebut dirancang untuk mengadaptasi teknologi dengan berbagai kondisi jalan, yang sesuai dengan karakteristik geografis Indonesia.
Eagle Zhao menambahkan, 'Teknologi yang ditampilkan juga dirancang untuk beradaptasi dengan beragam kondisi jalan dan kebutuhan mobilitas, sehingga relevan untuk pasar seperti Indonesia.'
Misi Budaya dan Pengembangan Motorsport
BYD bekerja sama dengan Federation of Automobile and Motorcycle Sports of China (CAMF) untuk meluncurkan 'Skema Lintasan Baru' yang bertujuan mengenalkan balap kendaraan listrik kepada masyarakat luas.
Program ini bertujuan untuk melatih 100 pembalap profesional dan menjangkau satu juta orang, menciptakan peluang untuk pertumbuhan motorsport berbasis kendaraan listrik.
Guojun Zhan, Presiden CAMF, menyatakan bahwa, 'Sirkuit BYD akan mempercepat profesionalisasi acara balap NEV Tiongkok dan membentuk kembali budaya otomotif Tiongkok.'
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: