Samsung, perusahaan teknologi terkemuka asal Korea Selatan, saat ini sedang melakukan pengujian terhadap baterai silikon-karbon dengan kapasitas yang mencolok, yakni 20.000 mAh.
Baca juga: Manchester United Rekrut Kiper Senne Lammens di Detik Terakhir Bursa Transfer
Informasi tersebut berasal dari akun tipster di Twitter, yang menyebutkan bahwa pengembangan ini merupakan inisiatif dari Samsung SDI, divisi yang khusus memproduksi baterai.
Detail Baterai Silikon-Karbon
Baterai yang sedang dalam tahap pengujian terdiri dari dua sel. Sel pertama memiliki kapasitas 12.000 mAh dengan ketebalan 6,3 mm, sedangkan sel kedua memiliki kapasitas 8.000 mAh dengan ketebalan 4 mm.
Dengan penggunaan baterai ini, Samsung mengklaim dapat mencapai waktu layar aktif hingga 27 jam, serta sekitar 960 siklus pengisian daya dalam satu tahun.
Namun, selama tahap pengujian, timbul masalah berupa pembengkakan pada baterai yang menandakan perlunya evaluasi daya tahan untuk penggunaan jangka panjang.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan
Potensi dan Tantangan
Meskipun baterai silikon-karbon memiliki potensi besar, terdapat kekhawatiran mengenai ketahanan jangka panjang dan performa baterai ini.
Salah satu laporan dari akun tipster menunjukkan bahwa baterai dengan kapasitas 8.000 mAh mengalami pembengkakan, dengan ketebalan yang meningkat dari 4 mm menjadi 7,2 mm, mengindikasikan adanya masalah serius dalam pengujian.
Saat ini, ada spekulasi mengenai kemungkinan Samsung SDI mengembangkan teknologi ini untuk aplikasi lebih luas, termasuk di kendaraan listrik, selain dari penggunaan di ponsel.
Tren Baterai Silikon-Karbon di Pasar
Teknologi baterai silikon-karbon semakin berkembang dan dikenal di industri ponsel berkat kemampuan untuk memberikan kepadatan daya yang lebih tinggi dengan ukuran yang relatif ramping.
Beberapa produsen ponsel lain, seperti Realme, telah memperkenalkan prototipe dengan baterai silikon yang memiliki kapasitas mencapai 15.000 mAh, menunjukkan arah inovasi di bidang ini.
Dengan harapan bahwa baterai 20.000 mAh yang diuji oleh Samsung ini memiliki kandungan silikon yang lebih tinggi dibandingkan model baterai yang saat ini ada di pasaran.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: