Google memperkenalkan model kecerdasan buatan terbarunya, Gemini 3 Flash, yang kini menjadi bagian penting dari aplikasi Gemini dan mesin pencari Google.
Baca juga: iPhone 17 Series: Tanpa SIM Tray, Hanya Mengandalkan eSIM
Model ini diklaim lebih efisien dan lebih cepat, menggantikan Gemini 2.5 Flash yang diluncurkan enam bulan yang lalu.
Peningkatan Performa Gemini 3 Flash
Berdasarkan laporan dari Tech Crunch, Gemini 3 Flash menunjukkan hasil yang luar biasa dalam berbagai tes, termasuk Humanity’s Last Exam.
Model ini memperoleh skor 33,7 persen tanpa alat bantu, mendekati pencapaian Gemini 3 Pro yang mencapai 37,5 persen, serta melampaui Gemini 2.5 Flash yang hanya mencatatkan 11 persen.
Dalam pengujian multimodal dan penalaran MMMU-Pro, Gemini 3 Flash juga mencatatkan skor tertinggi di antara para pesaing dengan pencapaian 81,2 persen.
Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing
Kemampuan Multimodal dan Aksesibilitas
Google menekankan keunggulan Gemini 3 Flash dalam memahami konten multimodal dan memberikan respon berupa teks, gambar, audio, dan video.
Pengguna dapat memanfaatkan fitur seperti mengunggah video pendek untuk saran, mengirimkan sketsa untuk ditebak, atau mengunggah rekaman audio untuk analisis.
Model ini juga dapat menghasilkan jawaban visual yang lebih kaya dengan mengintegrasikan tabel dan gambar yang relevan.
Akses dan Capaian Penggunaan
Gemini 3 Flash kini dapat diakses melalui Vertex AI dan Gemini Enterprise, serta tersedia untuk pengembang melalui API dalam versi pratinjau serta alat pemrograman Antigravity.
Google mengungkapkan bahwa model ini telah diadopsi oleh sejumlah perusahaan teknologi terkemuka, termasuk JetBrains, Figma, Cursor, Harvey, dan Latitude.
Tulsee Doshi, Senior Director di Google, menjelaskan bahwa model Flash dirancang sebagai “mesin kerja utama” yang efisien dan terjangkau bagi perusahaan.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: