Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 16:58 WIB

Dampak Kecerdasan Buatan Terhadap Pekerjaan di Era Digital

Author

Dampak Kecerdasan Buatan Terhadap Pekerjaan di Era Digital

Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah memunculkan pertanyaan penting mengenai masa depan profesi manusia.

Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni

Banyak yang bertanya, apakah AI akan menggantikan peran manusia dalam berbagai bidang pekerjaan?

Pengaruh AI Terhadap Pasar Kerja

Kecerdasan buatan telah mengubah cara banyak industri beroperasi dengan meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya operasional.

Diversifikasi peran AI di sektor-sektor seperti manufaktur dan layanan pelanggan mengakibatkan pengurangan jumlah tenaga kerja manusia.

Menurut laporan dari McKinsey Global Institute, sekitar 30% pekerjaan di seluruh dunia dapat tergantikan oleh teknologi otomatisasi pada tahun 2030.

Dampak ini tidak hanya dirasakan oleh pekerja berpendidikan rendah namun juga dapat mempengaruhi profesi dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

Profesi yang Rentan Tergantikan

Ada beberapa profesi yang diperkirakan paling rentan hilang akibat perkembangan AI, termasuk pekerjaan yang melibatkan tugas berulang dan dapat diprogram.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari

Profesi di layanan pelanggan menjadi salah satu target utama penggantian, dengan penggunaan chatbot dan sistem AI lainnya.

Di bidang transportasi, sopir truk dan pengemudi taksi juga terancam oleh teknologi kendaraan otonom yang terus berkembang.

Beberapa studi menunjukkan bahwa dalam dekade mendatang, kendaraan tanpa pengemudi dapat mengubah wajah industri transportasi secara signifikan.

Tantangan dan Peluang di Era AI

Meskipun ada risiko penggantian, perkembangan AI juga membuka peluang baru bagi pekerja manusia, terutama di sektor teknologi informasi dan pengembangan AI.

Pendidikan dan pelatihan menjadi kunci untuk memastikan bahwa tenaga kerja tidak hanya mengandalkan keterampilan tradisional.

Institusi pendidikan dan pelatihan kerja perlu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan ini demi menciptakan tenaga kerja yang relevan.

Penting bagi pemerintah dan perusahaan untuk menciptakan kebijakan yang mendukung transisi tenaga kerja ke dalam era digital.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Aby

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU