Kapal selam autonomous (KSOT) buatan PT PAL berhasil melakukan uji coba menembak torpedo di Perairan Dermaga Komando Armada II TNI AL, Surabaya.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran
Uji coba ini disaksikan oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Uji Coba yang Berhasil
Uji coba penembakan torpedo oleh KSOT dilakukan dari kedalaman periskop dan mencapai jarak sasaran sejauh 250 meter.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan, "Kemhan berencana untuk membeli sebanyak 30 unit KSOT sebagai bagian dari strategi pengamanan perairan nasional."
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier
Pengembangan dan Produksi
Indonesia menjadi negara keempat yang berhasil mendesain dan memproduksi kapal selam tanpa awak, setelah Amerika Serikat, Rusia, dan China.
Direktur Utama PT PAL Kaharudin Djenoed menjelaskan, "Proses perencanaan, desain, dan uji coba dilakukan oleh tenaga ahli lokal, meskipun beberapa komponen masih harus diimpor."
Kemampuan dan Teknologi
KSOT memiliki panjang 15 meter dan bobot 37,26 ton, serta mampu melaju hingga 20 knot dengan kedalaman selam maksimal mencapai 350 meter.
Kapal selam ini dapat mengangkut dua torpedo ringan dan bisa dikendalikan dari jarak jauh menggunakan sistem komando dan kontrol yang dapat dipindah ke kapal perang.
Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: