Selasa, 07 OKTOBER 2025 • 14:10 WIB

Perkembangan Terkini Tesla Pi Phone dan Potensi Jaringan Starlink

Author

Perkembangan Terkini Tesla Pi Phone dan Potensi Jaringan Starlink

Rumor seputar Tesla Pi Phone kembali mencuat, mengklaim ponsel ini dapat terhubung ke internet tanpa kartu SIM melalui jaringan satelit Starlink milik SpaceX.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Namun, Elon Musk menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk produksi ponsel tersebut, meskipun kemungkinan kehadirannya di masa depan masih terbuka.

Rumor Tesla Pi Phone Sempat Menghebohkan

Sebuah unggahan di media sosial oleh akun Facebook Trend Fuel pada 23 September lalu menampilkan gambar Elon Musk dengan perangkat yang disebut sebagai Tesla Pi Phone.

Unggahan tersebut juga mencantumkan harga ponsel, yaitu US$789, serta klaim bahwa ponsel dapat terhubung langsung ke internet melalui layanan Starlink.

Kabar ini menarik perhatian publik, mengingat kesuksesan Elon Musk dalam bidang mobil listrik dan inovasi luar angkasa, tetapi klaim tersebut ternyata tidak memiliki dasar yang kuat.

Pernyataan Elon Musk dan Fakta Teknologi Starlink

Dalam wawancara di acara The Joe Rogan Experience, Elon Musk menegaskan bahwa tidak ada pengembangan ponsel di perusahaannya.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus

"Tidak, kami tidak sedang membuat ponsel," ungkap Musk, seperti yang dilaporkan oleh Business Times pada 5 Oktober 2025.

Musk juga menyatakan bahwa meski saat ini tidak ada rencana, ia mempertimbangkan kemungkinan di masa depan jika menghadapi hambatan dari perusahaan lain terkait aplikasi Tesla dan layanan Starlink.

Perkembangan dan Potensi Teknologi Jaringan Satelit

Starlink, layanan internet berbasis satelit milik SpaceX, baru saja mengakuisisi spektrum nirkabel milik EchoStar dengan nilai US$17 miliar pada 8 September lalu.

Langkah ini membuka kemungkinan bagi Starlink untuk memberikan akses internet langsung kepada ponsel tanpa memerlukan perangkat tambahan.

Gwynne Shotwell, Presiden SpaceX, menyatakan bahwa lebih dari 600 satelit kini sudah mengorbit dan pengujian untuk teknologi yang kompatibel akan dimulai pada akhir 2026.

"Lebih dari 600 satelit sudah mengorbit, dan pengujiannya dijadwalkan dimulai pada akhir 2026," tambahnya, sebagaimana dikutip dari Hindustan Times.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU