Keberhasilan Program AI Talent Factory dalam Meningkatkan Kapasitas Talenta Digital di Indonesia
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengumumkan keberhasilan program AI Talent Factory yang dimulai sejak Agustus 2025, menandai kemajuan penting dalam pengembangan talenta Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Bersama Universitas Brawijaya, Komdigi merayakan kelulusan peserta sebagai langkah signifikan menuju peningkatan kapasitas digital yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Setelah sukses bekerja sama dengan Universitas Brawijaya, Komdigi merencanakan ekspansi program ini dengan menggandeng institusi pendidikan tinggi lainnya.
Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dinyatakan sebagai mitra baru dalam inisiatif ini.
Komdigi optimis bahwa kolaborasi dengan lebih banyak universitas akan secara signifikan meningkatkan kualitas serta jumlah talenta digital di Indonesia.
Program ini mengusung konsep Triple C, yang mencakup aspek Complete, Connect, dan Create untuk pendidikan yang relevan.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Aspek Complete fokus pada pembaruan modul pendidikan seiring dengan perkembangan teknologi terbaru, memastikan peserta menerima ilmu yang mutakhir.
Aspek Connect bertujuan menjembatani lulusan dengan kebutuhan industri agar kompetensi lulusan sesuai dengan permintaan pasar tenaga kerja.
Sedangkan aspek Create mendorong peserta untuk menciptakan solusi atas berbagai tantangan nasional dengan memanfaatkan teknologi AI yang mereka pelajari.
Dengan menerapkan ketiga pendekatan tersebut, Komdigi memproyeksikan penguatan sektor teknologi akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga tahun 2029.
Peningkatan kompetensi diharapkan menjadikan Indonesia pemain kunci di kancah teknologi global.
"Kami berharap pendidikan ini menjadi titik awal bagi generasi muda kita agar semakin bersemangat dalam mendalami teknologi digital, guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," ungkap Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: