Panduan Fashion Cerdas Menghadapi Cuaca Tak Menentu di Indonesia
Cuaca di Indonesia seringkali berubah dengan cepat, dari hujan lebat hingga terik matahari yang menyengat. Dalam situasi ini, memilih pakaian yang tepat menjadi penting untuk kenyamanan sehari-hari.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat
Penampilan tidak hanya soal gaya, tetapi juga terkait dengan kesiapan menghadapi perubahan cuaca yang tidak terduga.
Memilih bahan pakaian yang tepat sangat krusial saat cuaca berubah-ubah. Bahan seperti katun dan linen merupakan pilihan yang ideal karena mampu menyerap keringat dan memudahkan sirkulasi udara.
Sebaliknya, saat cuaca dingin, bahan wol atau fleece bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menjaga kehangatan tubuh.
Tetaplah memilih bahan yang tidak terlalu berat agar memberikan kenyamanan maksimal, dan hindari bahan sintetis yang dapat menyebabkan rasa gerah terutama saat suhu meningkat.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru oleh Polisi
Penggunaan teknik layering sangat berguna dalam menghadapi cuaca yang fluktuatif. Mulailah dengan memakai tank top atau kaos sebagai lapisan dasar, kemudian tambahkan blazer atau cardigan.
Jika suhu turun, cukup tambahkan jaket dan scarf untuk menjaga kehangatan. Sebaliknya, saat suhu kembali naik, Anda hanya perlu melepas lapisan luar.
Layering juga dapat meningkatkan daya tarik penampilan, sekaligus memberikan kebebasan dalam beradaptasi terhadap perubahan suhu.
Memilih aksesori yang tepat dapat meningkatkan keseluruhan penampilan meskipun cuaca tidak mendukung. Misalnya, scarf tidak hanya berfungsi melindungi dari angin dingin, tetapi juga menambah elemen gaya.
Topi ringan dan breathable sangat membantu dalam melindungi wajah dari sinar matahari saat cuaca panas. Pastikan topi yang digunakan nyaman dan tidak menyiksa.
Jangan lupakan sepatu yang nyaman serta tahan air, terutama saat harus berjalan di area yang mungkin terkena hujan. Pilih sepatu yang mudah dibersihkan dan nyaman digunakan.
Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: