Trend Fashion Vintage Kembali Menggairahkan Gaya Berbusana di Indonesia
Trend fashion vintage kembali merebut perhatian banyak orang di Indonesia. Gaya ini memberi sentuhan nostalgia sekaligus modern pada penampilan sehari-hari.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi
Dengan kombinasi desain yang klasik dan elemen berani, banyak orang mulai mengintegrasikan fashion vintage dalam kehidupan mereka.
Gaya vintage merujuk pada fashion yang terinspirasi oleh tren dari masa lalu, biasanya dari tahun 1920-an hingga 1980-an. Banyak orang menyukai gaya ini karena keunikan serta nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.
Pakaian vintage sering kali terdiri dari bahan berkualitas tinggi yang tidak mudah rusak, sehingga bisa dipakai dalam jangka waktu lama. Hal ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para pencinta fashion.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ karena Tutorial Pembuatan Bom Molotov
Kembalinya tren vintage dapat disebabkan oleh meningkatnya kesadaran akan lingkungan. Banyak yang beralih ke fashion sustainable dengan memilih pakaian second-hand atau vintage sebagai alternatif.
Selain ramah lingkungan, gaya vintage juga memberikan kebebasan berekspresi. Ini karena kombinasi warna dan pola yang seringkali unik, menciptakan penampilan yang menarik dan tidak biasa.
Memadukan pakaian vintage dengan item modern merupakan cara yang bagus untuk menciptakan look yang fresh. Misalnya, mengenakan blazer vintage bersama dengan jeans skinny atau gaun vintage dengan sneakers.
Aksesori juga memainkan peran penting dalam mengadopsi gaya ini. Tas kulit tua atau perhiasan yang memiliki desain klasik dapat menambah kesan vintage pada penampilan sehari-hari.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: