BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 19 JULI 2025 • 05:26 WIB

Kehampaan Finansial Farel Prayoga: Dari Ratusan Juta ke Sisa Rp 10 Ribu

santaitalks.com – Farel Prayoga, penyanyi cilik asal Banyuwangi yang dikenal lewat lagu ‘Ojo Dibandingke’, mengungkapkan cerita mengejutkan tentang kondisi keuangannya yang kini sangat minim.

Dalam wawancara dengan Denny Sumargo, ia menyebutkan bahwa setelah meraup miliaran rupiah, saldo di rekeningnya hanya tinggal sekitar Rp 10.000.

Awal Mula Karier dan Keberhasilan

Farel Prayoga lahir pada 8 Agustus 2010 di Banyuwangi, Jawa Timur, dari keluarga sederhana. Sejak kecil, ia membantu ekonomi keluarga dengan mengamen dari kampung ke kampung, menyanyikan lagu-lagu berbahasa Jawa dan pop daerah.

Popularitas Farel mulai meningkat ketika video bernyanyinya mendunia di media sosial. Puncak ketenarannya terjadi saat ia tampil di Istana Negara dalam perayaan HUT ke-77 RI, di mana penampilannya di hadapan Presiden Joko Widodo menjadi fenomena.

Farel menuturkan bahwa saat itu ia merasa seperti takdirnya berubah berkat dukungan dari orang-orang di sekelilingnya. Dia tidak pernah membayangkan bisa mendapatkan perhatian sebanyak itu dan menciptakan momen yang membanggakan.

Kehilangan Finansial

Setelah lagu ‘Ojo Dibandingke’ mendapatkan respon luar biasa, Farel menyebutkan bahwa penghasilannya diperkirakan mencapai Rp 10 miliar. Sayangnya, pengelolaan uang oleh orangtuanya ternyata tidak efisien.

Kini, Farel terkejut ketika menemukan saldo rekeningnya hanya Rp 56.000 saat hendak menarik uang untuk kebutuhan sehari-hari. Ia menyampaikan, “Kalau dari saya ya itu mungkin bisa di atas Rp 10 miliar mungkin,” menegaskan estimasi yang diberikan oleh manajernya.

Situasi ini membuatnya merenungkan ajaran tentang pentingnya manajemen finansial yang baik. Farel merasa perlu belajar lebih banyak agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Perjuangan Hidup dan Harapan Baru

Dalam podcast bersama Denny Sumargo, Farel menceritakan masa kecilnya yang penuh perjuangan. Ia harus mengamen sejak usia 8 tahun untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga setelah ditinggalkan oleh ibu kandungnya.

“Awalnya aku pribadi yang ingin ngamen, aku minta ke bapak, tapi lama kelamaan jadi pekerjaan,” ujarnya, menggambarkan bagaimana ia beradaptasi dengan situasi sulit.

Kini, Farel memutuskan untuk hijrah ke Jakarta untuk melanjutkan karier musik dan mengejar pendidikan. Harapannya adalah bisa menggapai cita-cita dan menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kehampaan Finansial Farel Prayoga: Dari Ratusan Juta ke Sisa Rp 10 Ribu

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!