Putri Kusuma Wardani Fokus Persiapan Setelah Kalah dari An Se Young di BWF World Tour Finals 2025
Putri Kusuma Wardani mengakui keunggulan An Se Young pada pembuka fase grup BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou, China.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat
Meski kalah, Putri segera mengalihkan fokus untuk menghadapi Akane Yamaguchi di pertandingan berikutnya.
Putri KW bertemu unggulan pertama BWF, An Se Young, pada laga Grup A yang berlangsung di Hangzhou, China, Rabu (17/12/2025). Meskipun mengalami kekalahan, Putri menunjukkan performa yang lebih kompetitif dibandingkan pertemuan mereka yang sebelumnya.
Dalam laga ini, Putri berjuang keras dan membuat pertandingan berlangsung hingga rubber game. Ia akhirnya kalah dengan skor 16-21, 21-8, 8-21.
"Alhamdulillah saya bersyukur bisa tampil di hari pertama World Tour Finals. Secara keseluruhan saya cukup senang karena bisa bermain hingga rubber game melawan An Se Young," ujar Putri setelah pertandingan.
Ia juga mencatat bahwa menghadapi An Se Young di pertandingan tersebut merupakan tantangan yang signifikan, terutama karena mereka mempertemukan kemampuan dalam kondisi lapangan yang sulit.
Putri mengungkapkan bahwa medan lapangan turut menentukan jalannya pertandingan. Tekanan angin dan bobot bola yang lebih berat mengakibatkan permainan menjadi lebih intens dengan banyak reli panjang.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan
"Ada sisi menang dan kalah angin. An Se Young juga sedikit kesulitan untuk mematikan permainan saya, begitu pun sebaliknya. Jadi pertandingan tadi lebih banyak rally," jelasnya.
Namun, di gim ketiga, An Se Young meningkatkan tempo permainan, sehingga memberikan tekanan lebih besar kepada Putri.
"Di gim ketiga, An Se Young bermain lebih cepat sehingga bola-bola yang saya terima cukup menyulitkan," tambahnya.
Setelah kekalahan dari An Se Young, perhatian Putri kini beralih kepada Akane Yamaguchi, pebulutangkis asal Jepang yang dikenal sebagai salah satu pemain terkuat di dunia.
Rekor pertemuan Putri dengan Akane di level internasional tidak berpihak; ia belum pernah meraih kemenangan dengan catatan 0-6.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: