Sabtu, 21 FEBRUARI 2026 • 15:08 WIB

Keamanan dan Kualitas Bawang Putih yang Bertunas: Apa yang Perlu Diketahui?

Author

Keamanan dan Kualitas Bawang Putih yang Bertunas: Apa yang Perlu Diketahui?

Bawang putih menjadi salah satu bahan pokok yang tak terpisahkan dari masakan sehari-hari di Indonesia. Namun, banyak yang bertanya-tanya mengenai keamanan bawang putih yang sudah bertunas setelah disimpan dalam waktu lama.

Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel

Para ahli menyatakan bahwa bawang putih yang telah bertunas masih aman untuk dikonsumsi, asalkan tidak menunjukkan tanda-tanda pembusukan atau berjamur.

Peranan Bawang Putih dalam Kuliner Indonesia

Sebagai bahan yang umum digunakan dalam masakan, bawang putih memiliki peran penting dalam memberikan rasa dan aroma yang khas. Oleh karena itu, banyak orang cenderung menyimpan bawang putih dalam jumlah besar.

Kenyataan ini sering kali menyebabkan bawang putih tersebut bertunas setelah disimpan dalam waktu yang cukup lama.

Keberadaan bawang putih bertunas sering menjadi kekhawatiran tersendiri bagi banyak rumah tangga mengenai tingkat keamanannya.

Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing

Pernyataan Ahli soal Bawang Putih Bertunas

Ahli diet, Lizzy Swick, menjelaskan bahwa bawang putih bertunas tetap aman untuk dikonsumsi selama tidak mengalami pembusukan. Dia juga menekankan, "Tunas hijau sebagian besar merupakan tanda usia dan bukan kualitas."

Dalam beberapa penelitian, ditemukan bahwa senyawa antioksidan dalam bawang putih dapat meningkat seiring bertambahnya usia saat tunas mulai muncul.

Meskipun begitu, para ahli menegaskan bahwa hal tersebut tidak berarti bawang putih yang bertunas menjadi berbahaya bagi kesehatan.

Kondisi yang Mengharuskan Pembuangan Bawang Putih

Walaupun bawang putih bertunas umumnya aman, ada beberapa kondisi di mana bawang putih harus dibuang. Misalnya, jika terlihat adanya jamur atau pertumbuhan berbulu pada siung bawang, tekstur yang lunak atau berlendir, serta bau asam.

Selain itu, siung yang terasa kosong atau kempes juga merupakan tanda bahwa bawang putih tersebut tidak lagi baik untuk dikonsumsi.

Mengenali tanda-tanda ini sangat penting bagi konsumen untuk memastikan bahwa bawang putih yang digunakan tetap berkualitas dan aman.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU